Wow, Lampung Sudah Bisa Budidaya Lobster?

ALSL Siap Lakukan Pendampingan

JARRAKPOSLAMPUNG – Asosiasi Lobster Siger Lampung (ALSL) memastikan akan melakukan pendampingan terhadap masyarakat atau kelompok yang melakukan budidaya lobster di Bumi Ruwa Jurai.

Ketua ALSL, Mursaidin Albantani mengungkapkan, saat ini Dinas Kelautan dan Perikanan Lampung belum memiliki basis data, terkait kelompok nelayan mana saja yang akan diusulkan ke Kementerian Kelautan RI untuk mendapatkan izin menangkap dan budidaya benih lobster.

“Kita patut bersyukur karena di Lampung sudah ada kelompok nelayan yang mampu membudidayakan benih lobster. Kami akan melakukan pendampingan kepada nelayan dan pembudidaya benih lobster Lampung agar mendapatkan perizinan,” kata pemiliki dapaan beken Miko itu, Rabu (08/07/2020).

Ketua ALSL, Mursaidin Albantani saat meninjau salahsatu lokasi budidaya lobster di Lampung.

Pihaknya, lanjut Miko, optimistis Lampung dengan potensi besar yang dimilikinya bisa menjadi lumbung lobster di Indonesia. Organisasi yang dipimpinnya akan merumuskan pola pengelolaan benih lobster dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Lampung.

“Kami tahu Lampung memiliki garis pantai yang sangat panjang, mulai dari Lampung Selatan hingga Pesisir Barat. Dengan telah terbitnya Permen KP No 12, kita harus cepat tanggap,” tutur dia.

ALSL, jelas dia, merupakan instrumen untuk merumuskan bagaimana ke depan benih lobster di Lampung betul-betul bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Syukur-syukur ekspor benih lobster ini ke depan dapat dijadikan sumber pendapatan asli daerah (PAD) Lampung,” harapnya.

Peraruran Menteri (Permen) KP Nomor 12, jelas Miko, telah mengatur izin ekspor dan budidaya lobster dengan berbagai ketentuan. Namun, aturan tersebut belum diimplementasikan pemerintah daerah. Akibatnya, di Lampung belum ada sinergitas yang baik antara pemerintah daerah, pengusaha, nelayan, dan para pelaku industri lobster lainnya.

“Di sinilah fungsi ALSL, kami akan menjembatani para pelaku usaha,  nelayan, dan pemerintah daerah untuk duduk bersama,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Lampung dari Fraksi PKB Sony Setiawan mengapresiasi atas terbentuknya ALSL. Dia menegaskan akan senantiasa mendukung dan mendorong agar ALSL betul-betul menjadi pemantik dan instrumen dalam menjadikan Lampung sebagai lumbung lobster Indonesia.

“Saya sangat mendukung. Setelah terbitnya Permen KP Nomor 12 ini,  maka akan ada peluang usaha baru bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya di Lampung. Oleh sebab itu, mari kita ambil bagian, mari kita dorong agar Lampung menjadi lumbung lobster di Indonesia,” uangkapnya. (***)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *