Waspada, di Lampung Sudah Ada 65 OTG!

JARRAKPOSLAMPUNG – Orang Tanpa Gejala (OTG) adalah orang yang memiliki resiko tinggi tertular Covid-19 lantaran memiliki kontak erat dengan pasien positif terinfeksi covid-19.

Di Lampung, sedikitnya sudah ada 65 OTG yang sedang dialakukan pemantauan oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19. OTG yang terkonfirmasi positif, langsung dilakukan isolasi mandiri di Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH) untuk menghindari keresahan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung, dr Reihana dalam keterangan persnya, Rabu (15/04/2020).

“Saat ini ada 65 OTG. OTG tersebut memang tidak menunjukkan gejala Covid-19. Namun memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif terkonfirmasi Covid-19 di suatu tempat. OTG dapat menjadi positif setelah dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan,” tuturnya.

OTG yang hasil test swabnya positif, lanjut Reihana, sebenarnya dapat dilakukan isolasi atau karantina mandiri di rumah. Namun lingkungan sekitar rumah belum mendukung, pemerintah mengambil kebijakan pasien OTG tersebut di isolasi mandiri di RSBNH Kota Baru, yang telah disiapkan di Lampung.

“Sebenarnya masyarakat tidak perlu takut dan cemas bila ada orang dalam pemantauan (ODP) yang melaksanakan isolasi/karantina mandiri di rumah selama 14 hari, setelah melakukan perjalanan di daerah terjangkit Covid-19. Virus Covid-19 seperti saya jelaskan, tidak berjalan ke rumah tetangga,” jelas dia.

Bila ada ODP dapat diisolasi mandiri di rumah selama 14 hari dengan pengawasan aparat desa setempat. Bila ada pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien positif terkonfirmasi Covid-19 sudah pasti dirawat di ruang isolasi rumah sakit.

Berdasarkan data terakhir yang dirilis Dinas Kesehatan Lampung, Rabu (15/4), jumlah ODP sebanyak 2.629 orang. Di antaranya 815 orang masih proses pemantauan, dan 1.813 sudah selesai dipantau selama 14 hari, dan ada ODP yang meninggal satu orang.

Sedangkan jumlah PDP 50 orang, di antaranya 16 orang masih dirawat, 30 orang hasilnya negatif, dan 4 pasien PDP meninggal dunia. Pasien posifit Covid-19 ada 21 orang, di antaranya dirawat di ruang isolasi rumah sakit 8 orang, 5 orang meninggal, 8 orang sembuh.

Ia menjelaskan, semua orang dari daerah terjangkit masuk dalam kreteria ODP, siapa pun yang datang dari daerah terjangkit ada kasus konfirmasi positif di daerah tersebut, tatkala masuk ke Lampung langsung tercatat dalam ODP.

“Terdapat pengawasan dari petugas yang bekerja sama dengan aparat desa untuk memantau karantina mandiri selama 14 hari,” pungkasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *