Wanita Melahirkan di JPO, RPA Balam Berikan Pendampingan

JARRAKPOSLAMPUNG – Pengurus Rumah Perempuan dan Anak (RPA) Kota Bandarlampung memberikan pendampingan kepada Rena warga Baturaja yang sempat viral, lantaran melahirkan di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO), Jalan RA Kartini, Tanjungkarang Pusat, Rabu (13/01/2021) lalu.

Ketua RPA Kota Bandarlampung, Miftahul Mu’iz mengatakan, pihaknya sudah melakukan trauma healing terhadap Rena yang saat ini sedang dalam perawatan medis di Rumah Sakit A Dadi Tjokrodipo Bandarlampung, Jumat (15/01/2021).

“Pristiwa ini mengejutkan kita semua. Tentu ini sangat memprihatinkan. Karenanya, RPA memberikan pendampingan berupa trauma healing kepada yang bersangkutan. Sebab, tempat tersebut tidak layak untuk dijadikan sebagai tempat melahirkan,” kata Miftah.

Pihaknya, lanjut Miftah, telah menjeguk ibu tersebut dan mengajaknya berkomunikasi untuk mengetahui langsung kondisi ibu dan bayinya.

“Ya, namanya ibu Rena mengaku asalnya dari Baturaja dan tidak mempunyai kerabat di sini,” ujar Miftah.

Pengurus RPA Kota Bandarlampung saat menjenguk Rena di RS A Dadi Tjokrodipo

Yang bersankutan, tambah Miftah, sempat menjadi korban bullying orang-orang sekitarnya.

“Kita doakan semoga ibu rena lekas pulih dan bayinya sehat,” tukasnya.

Sementara itu, Bidan Dessy yang secara langsung menangani pasien tersebut menjelaskan kondisi Ibu tersebut memang kurang stabil untuk diajak berkomunikasi.
“Ibunya alhamdulillah sehat namun kadar hemoglobinnya rendah jadi dokter menyarankan untuk tranfusi darah, sedangkan bayinya lahir secara prematur seberat 1600 gram dan masih dalam perawatan di inkubator,” kata Bidan Dessy.

Ia juga mengungkapkan saat ini memang pasokan darah sedang sulit di PMI namun pihak rumah sakit sedang mengusahakannya untuk melakukan transfusi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *