Tuding Dirut RSUP Mohammad Husen KKN, AMS Demo Kemenkes

JARRAKPOSLAMPUNG – Aliansi Mahasiswa Sumbagsel (AMS) menggelar aksi demontrasi di depan gedung Kementrian Kesehatan (Kemenkes), Rabu (13/11/2019). Dalam tuntutannya, AMS meminta agar Kemenkes mengambil tindakan tegas atas dugaan praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang dilakukan direktur RSUP Mohammad Husen Palembang.

Koordinator Lapangan (Korlab) Aksi, Darwan kepada jarrakposlampung.com mengatakan, aksi yang digelar pihaknya adalah bentuk kekecewaan yang sudah mengakumulasi. Sebab, kata dia, selama ini pihaknya banyak menerima keluhan masyarakat terkait carut marutnya pembangunan di Palembang.

“Kali ini berkaitan dengan carut marutnya pembangunan Gedung Instalasi Rawat Inap di RSUP Muhammad Hosain Palembang yang sumber dananya adalah APBN,” kata Darwan.

Pembangunan Gedung Instalasi Rawat Inap tersebut, lanjut Darwan diduga ada pengaturan pemenang lelang antara pihak RSUP Muhammad Hosain dengan PT. Hutama Buana Internusa dan PT. Pangkho Mega Danosa Putra Batom.

“Kami ada bukti-buktinya berkaitan dengan hal tersebut. Kedua PT tersebut telah memanipulasi data, dokumen dari PT. Tirta Dhea Addonick Pratama yang tidak mengikuti lelang. Perusahaan yang tidak ikut lelang justru dicatut dokumennya sebagai syarat,” jelasnya.

Tidak hanya itu, tambah Darwan, pihaknya juga menemukan beberapa kecurigaan terkait adanya praktik suap dalam proses tender.

“Kami mensinyalir adanya praktik suap disini. Kami mendapat informasi bahwa ada transaksi fee proyek dibagi dalam bentuk Cek Giro, Cash, dan Transfer. Bukti-bukti ada dengan kami,” tegas Darwan.

Untuk itu, lanjut Darwan, pihaknya meminta agar Kemenkes mengambil tindakan tegas terkait praktik KKN tersebut. Tindakan tegas tersebut, jelasnya, selain terhadap direktur dan pelaksana proyek, juga terhadap pemenang tender.

“Harus ada tindakan tegas. Sebab, ini tidak hanya soal proyek, tapi berkaitan dengan uang negara yang jadi bancakan. Harus dihentikan pengerjaan proyek yang sedang berjalan,” pungkasnya. (lis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *