Trend Positif Covid-19 di Lampung

Hampir Sepekan Tidak Ada Penambahan

JARRAKPOSLAMPUNG – Upaya pemutusan mata rantai penularan Covid-19 di Lampung terus menunjukkan trend positif. Data yang dirilis Dinas Kesehatan Lampung hampir sepekan tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi.

Ya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung, sejak 9 Mei 2020 kasus terkonfirmasi di Bumi Ruwa Jurai berhenti di angka 66 kasus, dan hingga hari ini, Kamis (14/05/2020) tidak ada penambahan.

Dari total 66 kasus positif, yang masih aktif atau dalam perawatan sebanyak 39 orang, kemudian jumlah pasien yang sembuh menjadi 22 orang. Sementara jumlah pasien yang meninggal sebanyak 5 orang.

Dua PDP Meninggal Dunia

Meski tidak ada penambahan jumlah kasus terkonfirmasi. Namun, dalam keterangan persnya Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung, dr Reihana menungkapkan ada dua orang pasien dalam pengawasan (PDP) di Lampung meninggal dunia

“Dua orang tersebut yakni satu dari Kabupaten Lampung Timur dan satu Kabupaten Lampung Utara,” kata Reihana, Kamis (14/05/2020).

PDP asal Lampung Timur yang meninggal, lanjutnya, memiliki riwayat penyakit leukimia dan pneumonia, yang bersangkutan pula tidak ada riwayat perjalanan ke luar daerah.

Sementara PDP dari Lampung Utara, kata dia, memiliki riwayat penyakit gasritis disertai sesak napas berat.

“Dua PDP yang meninggal dunia ini belum ada konfirmasi positif atau negatifnya,” jelasnya.

Sebagaimana protap pasien PDP meninggal, pihaknya tetap pelaksanaan pemulasaran jenazah hingga pemakaman kedua PDP itu sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Berdasarkan data situasi konfirmasi Covid-19 yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Lampung, orang dengan status PDP saat ini berjumlah 94 orang, dimana 15 masih dalam perawatan, 62 orang sudah dipulangkan dengan hasil negatif dan 17 meninggal dunia.

Sedangkan orang dengan konfirmasi positif Covid-19 di Lampung hingga kini berjumlah 66 orang dengan rincian 39 pasien masih dalam perawatan, lima di antaranya meninggal dunia dan 22 orang dinyatakan sembuh. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *