Tidak Ada Karantina Wilayah, Lampung Perketat Pintu Masuk

JARRAKPOSLAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung lebih memilih untuk memperketat pintu masuk Bumi Ruwa Jurai guna memutus mata rantai penularan Covid-19 dari pada harus karantina wilayah.

“Tidak ada karantina wilayah ataupun lockdown, sehingga tidak ada pelarangan orang masuk. Tapi kita sarankan untuk para perantau agar sebaiknya tidak mudik dulu. Kita fokus melakukan pencegahan,” kaya Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung, dr Reihana, Jumat (03/04/2020).

Salah satu langkah yang dilakukan pihaknya, lanjut Reihana, adalah dengan melakukan pemantauan di setiap simpul kedatangan.

“Kami akan terus mendata dan melakukan pengawasan di semua simpul kedatangan, untuk mendata seluruh orang yang masuk agar dilakukan pengawasan oleh petugas surveilans di 15 kabupaten/kota,” tuturnya.

Pertanyaannya, ejauh mana efektivitas pemantauan tersebut dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19? bukankah penularan Covid-19 itu antar manusia, dan bisa saja orang yang baru tertular tidak mrnunjukkan gejala apa pun?

Reihana mengatakan, pihaknya juga memastikan pemantauan terhadap pendatang tidak hanya sampai disitu. Pemerintah disetiap kabupaten akan memantau setiap orang yang datang dan meminta mereka mematuhi protokol kesehatan.

“Ya, selain mendata dan mengawasi seluruh pendatang atau pemudik, protokol kesehatan pun harus terus dilaksanakan, terutama bagi warga Lampung yang memiliki riwayat perjalanan dari luar Lampung,” jelas dia.

Bagi setiap orang yang baru datang, tambah dia, wajib mematuhi protokol kesehatan dan karanrina mandiri selama 14 hari. Itu tidak hanya berlaku bagi masyarakat yang baru datang tetapi juga bagi mereka yang baru saja melakukan perjalanan ke luar Lampung. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *