Terkait Kasus Kemenpora, KPK Dalami Keterlibatan Kader Demokrat

JARRAKPOSLAMPUNG – Proses penyidikan terhadap kasus suap penyaluran pembiayaan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora pada KONI Tahun Anggaran 2018 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyeret sejumlah nama.

Kali ini kader Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya di periksa oleh lembaga anti rasuah itu. Wakil Ketua Komisi I DPR tersebut dijadwalkan diperiksa untuk tersangka mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) (IMR).

“Penyidik hari ini dijadwalkan memeriksa anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya sebagai saksi untuk tersangka IMR,” ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (10/1/2020) seperti dikutip jarrak.id group jarrakposlampung.com.

Selain IMR, KPK juga telah menetapkan Miftahul Ulum (MIU) asisten pribadinya sebagai tersangka.

KPK pada Rabu (8/1/2020) telah melimpahkan berkas, barang bukti, dan tersangka MIU ke penuntutan agar dapat segera disidangkan.

Dalam konstruksi kasus tersebut disebut bahwa IMR diduga menerima uang dengan total Rp26,5 miliar.

Uang tersebut diduga merupakan “commitment fee” atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora Tahun Anggaran 2018, penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima, dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Imam selaku Menpora.

Uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak Iain yang terkait. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *