Tak Patuhi Protokoler Kesehatan, Puluhan Cafe Ditutup

JARRAKPOSLAMPUNG – Pemerintah Kota Bandarlampung melaui Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 menutup puluhan cafe yang tetap beroprasi dan tak menerapkan protokoler kesehatan.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandarlampung, Ahmad Nurizki penutupan tersebut dilakukan hanya sementara karena pemilik cafe atau tempat hiburan tidak memiliki izin.

“Hanya sementara setelah ada kesepakatan dan melengkapi perizinannya. Pemilik usaha juga akan didata oleh petugas, kemudian kafe yang dirazia itu kita pasang stiker penutupan,” kata dia.

Razia yang dilakukan, lanjutnya, merupakan perintah langsung dari Walikota Bandarlampung Herman HN yang menanggapi adanya informasi penyebaran Covid-19 di Bandarlampung via cafe dan lapo tuak di kawasan Kecamatan Panjang.

“Semalam kami menurunkan dua tim dan melakukan penyisiran dari Kecamatan Rajabasahingga Kecamatan Panjang. Lebih dari 20 kafe atau lapotuak serta tempat hiburan kami tutup sementara karena mengabaikan protokol kesehatan,” jelasnya dikutip dari Kantor Berita Antara.

Proses penyegelan salah satu cafe di Bandarlampung.

Selain itu, kata dia, patroli gabungan di pasar-pasar tradisional dan mal terus berjalan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar patuh menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya pun akan memberikan teguran yang keras kepada pemilik toko jika mereka tidak menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan proses jual belinya.

“Kami beri teguran selama tiga kali, jika itu masih tidak diindahkan dengan terpaksa kami akan menutup tokonya,” jelasnya.

Rizki juga mengatakan bahwa pengawasan protokol kesehatan di dalam kota juga akan diketatkan kembali dengan membuat tim gabungan patroli guna menyisir jalan-jalan protokol.

“Kita juga akan buat sekitar enam sampai delapan posko tim yang akan berkeliling ke jalan-jalan poros kota. Jika ditemui ada yang tidak menerapkan protokol kesehatan, kita akan kasih tindakan. Intinya pembinaan akan terus kita lakukan agar mereka patuh terhadap protokol kesehatan,” jelasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *