Soal Isu Penarikan Seritifikat Tanah, Wabup Pringsewu : Hati-hati Penipuan

JARRAKPOSLAMPUNG – Wakil Bupati Peringsewu, Fauzi AR meminta seluruh masyarakat Pringsewu untuk waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan Bapan Pertanahan Nasional (BPN) yang melakukan penarikan sertifikat tanah milik masyarakat.

“Ya, hati-hati dengan adanya berita penarikan sertifikat oleh BPN dangan dalih akan diganti sertifikat elektronik. Tidak akan ada penarikan sertifikat yang sudah ditangan masyarakat,” tulis Fauzi di halaman media sosialnya, Jumat (05/02/2021).

Menurut, Fauzi jika ada oknum mengaku sebagai pegawai BPN untuk menarik sertifikat tanah. Dapat sipastikan oknum tersebut adalah penipu yang akan melarikan sertifikat tanah warga.

“Jadi saya himbau agar waspada. Jangan sampai warga Pringsewu ada yang jadi korban penipuan oknum tersebut,” tegasnya.

Berikut penjelasan Biro Humas BPN tentang Sertipikat Elektronik.

1. Terkait teknis penerbitan sertifikat elektronik, masih menunggu surat keputusan menteri ATR/BPN.
2. Pemberlakuan sertifikat elektronik akan di lakukan pilot project terlebih dahulu pada beberapa wilayah provinsi/kabupayen/kota.
3. Setelah pemberlakuan sertifikat elektronik, tidak ada penarikan sertipikat masyarakat, sertipikat yang ada tetap berlaku dan diberikan pelayanan seperti biasa.
4. Sertifikat elektronik sementara akan prioritas diterbitkan bagi tanah-tanah aset instansi pemerintah dan BUMN, sebagai pilot project sebelum mengelektronikkan sertipikat masyarakat.
4. Apabila telah diberlakukan ketentuan sertifikat elektronik, pemilik sertipikat dapat mengajukan alih media dari sertipikat konvensional menjadi digital/elektronik sebagaimana pengajuan ganti blangko bagi sertipikat lama, sesuai dengan permohonan masyarakat, jadi tidak ada penarikan besar besaran.
5. Sertipikat yang dialih mediakan tersebut adalah sertifikat yang tidak bermasalah, karena ada gugatan di pengadilan dan tidak ada catatan catatan keberatan lain. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *