Sesuai Putusan Bawaslu, KPU Batalkan Kemenangan Eva-Eddy

JARRAKPOSLAMPUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandarlampung menerbitkan Surat Putusan No 007/HK. 03.1-KPT/1871/KPU-kot/I/2021 tentang pembatalan paslon tahun 2020, yang diskualifikasi pasangan calon (Paslon) nomor 3 Eva Dwiana-Deddy Amarullah.

Putusan menyusul terbitnya surat KPU RI bernomor 16/PT.02.1-SD/03/KPU/I/2021 yang tak lain adalah jawaban atas konsultasi KPU Kota Bandarlampung.

“Surat putusan ini berlaku sejak dari hari ini (Jumat) hingga tiga hari sejak diputuskan KPU. Ya, hari ini adalah hari pertama,” kata Ketua KPU Kota Bandarlampung, Dedi Triadi, Jumat (08/01/2021).

Paslon Eva Dwiana-Deddy Amarullah merupakan paslon dengan perolehan suara terbanyak pada Pilwakot Bandarlampung tahun ini.

KPU Kota Bandarlampung menerima salinan putusan Bawaslu. (foto : dokunen KPU)

Paslon yang diusung PDIP, NasDem dan Gerindra tersebut diputuskan oleh Bawaslu terbukti telah melakukan pelanggaran secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

“Putusan Bawaslu berdasarkan UU No 10 tahun 2016 pasal 135 A ayat 4 wajib ditindak lanjuti,” ujar Dedi.

Sebelumnya, Kuasa Hukum Paslon Eva-Deddy, Muhammad Yunus akan melaporkan Bawaslu Lampung ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jakarta.

Hal ini dilakukan karena Bawaslu Lampung melalui sidang sengketa Pilkada Bandarlampung 2020, yang dipimpin Ketua Majelis Hakim sekaligus Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, telah memutuskan pembatalan klienya, Eva-Deddy sebagai peraih suara terbanyak. (***)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *