Sesi Ahir KKN Nusantara, Peserta Buka Kelas Inspirasi

JARRAKPOSLAMPUNG – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia yang tergabung dalam kelompok 5, di Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), membuat kelas inspirasi.

Kelas Inspirasi yang mengusung tema –Merajut mimpi, Membangun negeri, Dengan semangat toleransi– tersebut digelar di SMPN 1 Sulamu, Kupang, Jumat, (07/02/2020).

“Ya, siswa disini, kurang dalam hal motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” kata salah seorang Guru SMPN 1 Sulamu, Supardi.

Menanggapi hal tersebut, peserta KKN Nusantara, Sartika menuturkan, keluhan para guru di NTT mayoritas sama, yakni kurangnya minat atau semangat belajar siswa untuk kejenjang selanjutnya. Karenanya, kata dia, pihaknya membuat kegiatan kelas inspirasi yang bertujuan untuk mematik semangat siswa agar dapat melanjutkan pendidikan.

“Kami membuka kegiatan dengan menselipi nilai toleransi, hal ini di tunjukkan dengan cara berdoa kami yang dilakukan dua kali. Yang pertama di pimpin siswa kristen dan yang kedua di pimpin dengan siswa islam. Karena secara tidak langsung kami ingin menunjukkan bagaimana indahnya nilai-nilai toleransi,” tuturnya.

Dalam agenda tersebut, lanjutnya, peserta KKN nusantara banyak bercerita terkait pengalaman dalam masa pendidikan. Alhasil, kata Sartika, siswa cukup antusias dan termotivasi.

“Sebagai tolok ukurnya, kami memberi pertanyaan, kenapa saya harus sekolah? Jawaban siswa sangat beraneka ragam. Ada yang menjawab untuk menggapai cita-cita menjadi tentara, pendeta, bahkan ada juga yang nyeletuk menjawab untuk menghindari pekerjaan rumah,” papar Sartika.

Selain metode cerita, lanjut Sartika, pihaknya juga memutar film tentang pentingnya berpendidikan. Setelah nonton bareng, jelasnya, pihaknya mereview film tersebut, dengan harapan siswa termotivasi bahwa sekolah itu penting.

“Walaupun untuk menggapai cita-cita yang menjadi tentara dan rumus matematika tak ada hubungan tapi karena berpendidikanlah dapat menghantarkan untuk itu. Sebab sejatinya dunia pendidikan untuk merubah akhlak menjadi lebih baik,” jelas Sartika.

Di akhir kegiatan suasana, tambah Sartika, suasana haru menyelimuti. Terlebih, ketika para peserta KKN Nusantara berpamitan untuk mengakhiri tugas di bidang pendidikan.

“Kami sudah pamitan, kami juga diberikan kain tenun sebagai kenang-kenangan oleh pihak sekolah,” pungkasnya. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *