Sambut Mukhtamar NU, GP Ansor Pesawaran Gelar Diklatsar

Siap Suksekan Mukhtamar NU, Peserta Lolos Langsung Pembaretan

JARRAKPOSLAMPUNG – Sebanyak 49 Kader Gerakan Ansor Serbaguna (Banser) Cabang Pesawaran mengikuti prosesi pembaretan, Sabtu (20/11/2021).

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Hidayah Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran itu berlangsung hingga Minggu (21/11/2021).

Kepala Satuan Koordinator Cabang (Satkorcab) Banser Kabupaten Pesawaran, Azwan mengatakan, selain sebagai bagian dari persiapan menyukseskan Mukhtamar NU ke 43 di Lampung, pembaretan juga digelar untuk meningkatkan jiwa korsa para kader Banser Pesawaran.

“Kegiatan Pembaretan Banser Tahun 2021 diikuti oleh 49 anggota Banser se-Kabupaten Pesawaran dengan tetap menggunakan protokol kesehatan,” kata dia.

Pembaretan, jelas Azwan, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan Diklatsar Banser, sehingga anggota Banser yang sudah dinyatakan lulus dalam Diklatsar diperbolehkan untuk mengikuti kegiatan Pembaretan.

Salah satu kegiatan Banser NU.

“Pembaretan merupakan kegiatan yang harus diikuti oleh anggota banser yang telah dinyatakan lulus dalam Diklatsar. Tujuannya yaitu guna meningkatkan loyalitas dan jiwa korsa anggota banser baik secara fisik maupun mental,” jelas dia.

Kegiatan pembaretan, tambahnya, merupakan persiapan mengawal para ulama Nusantara dalam kegiatan Muktamar NU 34.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pesawaran, Jazuli,S.Pd.I dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Pembaretan Banser merupakan kegiatan pertama kali yang dilaksanakan oleh Satkorcab Banser Pesawaran dan harus diikuti oleh anggota Banser yang telah dinyatakan lulus dalam Diklatsar.

“Saat ini GP Ansor Kabupaten Pesawaran melalui Satkorcab Banser sedang menyusun langkah dalam upaya meningkatkan loyalitas anggota-anggotanya, salah satunya adalah melalui kegiatan Pembaretan ini,” ucapnya.

Jazuli menambahkan, materi-materi seluruhnya akan diberikan instruktur Wilayah Provinsi Lampung, seperti Pembekalan Pembaretan, Uji Mental dan Fisik serta Doktrinisasi Akidah Ahlussunah Wal Jama’ah Annahdliyah.

“Untuk pengemblengan secara fisik, seluruh peserta pembaretan akan melakukan long march yang rencananya 20 KM dimulai dari Gedung MI Nurul Hidayah Negeri Katon Pesawaran,” pungkasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *