Resmi Dilantik, Ini Pesan Senior Pada Pengurus PMII UBL

JARRAKPOSLAMPUNG – Kepengurusan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Bandar Lampung (UBL) resmi dilantik, Selasa (23/03/2021).

Pelantikan yang dirangkai dengan kaderisasi formal, Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) itu, selain dihadiri oleh Pengurus Cabang PMII Bandarlampung, Refky Rinaldy juga dihadiri sejumlah senior dan alumni diantaranya, Mursaidin Albantani dan Legislator muda Lampung, Soni Stiawan.

Dalam sambutannya Wakil Sekretaris I Bidang Kaderisasi PC PMII Bandarlampung, Refky Rinaldy mewakili Ketua Umum PC PMII Bandar Lampung, Raden Yusron mengatakan, hidupnya suatu organisasi diantaranya ditandai dengan bergantinya estafet kepengurusan.

Maka, lanjut dia, pihaknya PC menaruh harapan besar pada kepengurusan PMII Komisariat UBL di bawah komando Asef Febriansyah mampu memberikan inovasi dan gerakan yang masif terkhusus dalam sisi pengkaderan.

“Selamat dan semoga amanah, serta senantiasa berpegang teguh pada prinsip, nilai-nilai serta produk hukum organisasi PMII,” kata Refky.

Alumni dan senior PMII UBL tampak hadir pada pelantikan dan Mapaba yang digelar PMII UBL, Selasa (23/03/2021).

Refky juga menyampaikan, selamat mengikuti proses Mapaba kepada 30 orang calon anggota baru.

“Ucapan permohonan maaf juga saya sampaikan kepada senior dan alumni serta sahabat-sahabat semua, dalam kesempatan ini ketua umum belum bisa membersamai kita semua, dikarenakan tengah menjalankan salah satu tanggungjawab organisasi dimana PB PMII tengah melangsungkan Kongres,” tutur Refki.

Di tempat yang sama, Alumni PMII UBL, Soni Setiawan dalam sambutannya mengatakan, dirinya mengapresiasi semangat sahabat-sahabat PMII yang masih konsisten melakukan perkaderan. Terlebih, kata dia, disituasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Pandemi tidak boleh menjadi alasan terhentinya proses kaderisasi. Kedepan kami para senior dan alumni sangat berharap kepengurusan saat ini mampu memberikan kontribusi yang nyata, melakukan pengkaderan dengan masif sehingga diaspora kader juga maksimal,” tuturnya.

Sebagai alumni, lanjut Soni, dirinya dan beberapa senior lainnya akan terus mensuport baik secara moril maupun matril.

“Kami akan suport terus kegiatan semacam ini. Kuncinya, jangan putus komunikasi dan selalu menjaga silaturrahmi,” ujarnya.

Komunikasi dan silaturrahmi terhadap alumni dan senior, tambah Soni, sifatnya tidak hanya dilakukan oleh struktural. Tapi juga bisa dilakukan scara kultural.

“Jadi jangan silaturrahmi saat akan menggelar kegiatan saja. Ya, sering sering silaturrahmi dong dengan senior, jadi ada ikatan emosional antara senior dan junior,” pungkasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *