Punya KTP Bandarlampung, Gratis Berobat di 13 RS

Operasi Caesar pun Gratis


JARRAKPOSLAMPUNG – Walikota Bandarlampung, Herman HN selalu memiliki cara untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, utamanya di bidang kesehatan.

Setelah ambunance gratis, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan 13 Rumah Sakit (RS) pemerintah mau pun swasta guna memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi warga Bandarlampung.

“Jadi, siapapun yang ingin berobat di 13 Rumah Sakit (RS) itu, asalkan memiliki KTP Bandarlampung, saya gratiskan, Pemkot akan menanggung biaya seluruhnya,” kata Herman HN, Senin (23/12/2019).

Pemkot teken MoU dengan 13 RS di Bandarlampung.


Tidak hanya sakit, lanjut Herman pihaknya mengratiskan warganya yang melahirkan secara normal mau pun caesar pun juga mendapat layanan gratis. Sebab, kata dia, anggaran yang pihaknya gelontorkan sudah mencakup semua peroses berobat warga.

“Jadi, program yang dikhususkan bagi warga Bandarlampung ini tidak ada batasan usia, asalkan memiliki KTP atau suket (Surat Keterangan) Bandarlampung bisa berobat untuk sakit apapun,” jelas dia.

Senada, Kadiskes Kota Bandarlampung, Edwin Rusli mengatakan, berobat gratis bagi warga Bandarlampun tersebut, merupakan Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat (P2KM) Tahun Anggaran 2020.

“Pemkot telah menggelontorkan Rp60 miliar untuk 13 Rumah Sakit (RS) negeri dan swasta. Hari ini (23/12) kami melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan 13 RS itu,” kata Edwin.

Meskipun untuk anggaran 2019, lanjut Edwin, pembayaran baru sampai Juli. Sisanya, dipastikan akan segera dilunasi pada awal Januari 2020 kepada seluruh RS yang bekerja sama.

“Dari total 60 miliar, anggaran yang sudah dibayarkan sebesar Rp13,5 miliar. Sisanya Rp12 miliar akan kita bayarkan kepada 13 rumah sakit negeri/swasta tersebut,” kata dia.

Pihaknya berharap, dengan MOU ini, pelayanan yang RS berikan akan lebih baik. Bagi pasien yang perlu kemoterapi jantung atau cuci darah, tambah Edwin, hanya dibatasi hanya sekali, sisanya harus bayar sendiri.

“Jika nanti dalam praktinya ada RS yang bekerja sama ini sampai menolak pasien, lapor ke kami, maka akan ditindaklanjuti hingga ditemukan jalan keluarnya,” tegasnya.

Inilah 13 RS yang sudah MoU dengan Pemkot Bandarlampung :

1. RS Advent
2. RS Bhayangkara
3. RSUD Abdoel Moeloek Lampung
4. RS Imanuel
5. RSIA Mutiara Putri
6. RS Bumi Waras
7. RSIA Santa Ana
8. RS Graha Husada
9. RSJ Provinsi Lampung Kurungan Nyawa
10. RS Urip Soemoharjo
11. RS Pertamina Bintang Amin
12. RS DKT
13. RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *