PKB Juga Dikudeta?

Kader Dijebak Untuk Menggali Kuburan Sendiri

JARRAKPOSLAMPUNG – Beberapa pekan belakangan kata kudeta menjadi tren baru di dunia perpolitikan. Tidak hanya di tubuh partai besutan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tapi aroma kudeta pun menerpa partai yang di inisiasi mantan presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Berbeda dengan Partai Demokrat, yang dikudeta lewat KLB, di PKB kudeta justru melalui perhelatan resmi (legal). Ya, hari ini (Sabtu 6 Maret 2021) Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Lampung dan beberapa daerah lainnya di luar Lampung menggelar Muscab.

Disinilah kudeta yang dimaksud. Dari penelusuran Jarrak Pos Lampung, partai yang didirikan Gus Dur ini telah merubah sistem demokrasi terbuka menjadi tertutup. Dimana Muscab hanya membahas program dan pembacaan Surat Keputusan DPP terkait siapa ketua selanjutnya, tanpa mendengarkan aspirasi kader.

Celakanya, beberapa ketua DPC yang saat ini menggelar Muscab justru optimis jika dirinya akan kembali memimpin partai berlambang bola dunia itu untuk lima tahun kedepan. Alhasil, para ketua DPC bak menggali kuburan sendiri. Bagaimana tidak, hajat yang digelar justru untuk menjadikan orang lain menjadi ketua.

Ketua DPC PKB Lampung Barat, Johansyah Akmal misalnya yang terkejut dengan keputusan DPP yang mengganti dirinya. Pun demikian dengan Ketua DPC PKB Tanggamus, Pringsewu dan Pesawaran.

Bahkan di Pesawaran Ketua DPC PKB yang juga pendiri Majelis Solawat di bawah Naungan Habib Luthfi Bin Yahya Pekalongan itu sempat mengungkapkan kekecewaannya melalui surat terbuka yang bernada kutukan.

“Terus terang saya terkejut. Saya yang menjadi sekretaris pimpinan sidang, kok saya yang di ganti. Ok saya legowo, dan sebagai bukti komitmen saya, saya rampungkan tugas saya. Tapi ingat, pemimpin yang membuat kebijakan yang tidak adil akan hancur, sehancur-hancurnya,” kata Matrohupi.

Perlawanan terhadap putusan DPP, justru pecah di Bandarlampung dan Lampung Utara. Di Bandarlampung, peserta Muscab membubarkan diri, beberapa menit setelah sambutan Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar, lantaran keputusan DPP yang menunjuk ketua selain nama Juanda sebagai ketua bocor ke peserta Muscab.

Di Lampung Utara, peserta Muscab mengancam Lockout usai pembacaan persetujuan DPP PKB oleh Sekretaris Pimpinan Sidang yakni Tabrani Rajab yang kemudian dihujani intruksi.

Bagaimana tidak, Ketua DPC PKB Lampung Utara, Tabrani Rajab justru diganti oleh DPP dengan Soni Setiawan, yang langsung mendapat penolakan dari seluruh PAC.

Alhasil, pimpinan sidang menyatakan pelaksanaan Muscab PKB Lampura deadlock.

Lebih ironis lagi, di Tulang Bawang seorang kader Partai Gerindra justru ditunjuk oleh DPP PKB menjadi Ketua DPC PKB setempat. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *