Petungkriyono, Serpihan Surga yang Tersembunyi

PEKALONGAN, kota ini memang sangat familiar ditelinga masyarakat, terlebih karena batiknya. Eh, nanti dulu, ternyata bagi anda yang masih bingung akan bepergian mengisi liburan ahir tahun bersama keluarga kota ini cukup rekomended lho.

Salah satunya di Petungkriyono yang merupakan bagian dari lereng sabuk Pegunungan Dieng. Di Petungkriyono ini, kita akan disuguhkan pemandangan yang menawan.

Berikut rekomendasi tempat wisata Petungkriyono yang menyuguhkan kecantikan pemandangan, dari mulai hutan hujan yang masih alami hingga beragam fauna langka yang mendiami, dan yang tidak kalah menarik adalah spot-spot wisata menarik di pekalongan yaitu Wisata Alam Petungkriyono.

Sebenar nya masih banyak wahana wisata alam wilayah lain di Kabupaten Pekalongan , tapi kali ini saya ingin mengulas lebih tentang Wisata Alam Petungkriyono.

Pasti kalian semua sudah tak asing lagi bukan dengan kata Petungkriyono sendiri. Ya, wisata satu ini paling digemari oleh remaja karna medan yang dilewati menuju Petungkriyono sendiri, memiliki sensasi petualangan tersendiri. Jalur yang benar-benar masih asli alam dan banyak sekali tikungan tajam yang langsung berjejeran dengan jurang.

Tidak sedikit wisatawan asing yang berkujung ke Petungkriyono, karna memang banyak menyediakan tempat yang asyik untuk diexplorasi.

Dan yang paling asyik sepanjang perjalanan kita bisa merasakan udara yang sangat bersih dan pemandangan sawah dan pohon pohon khas hutan tropis yang bisa menjakan mata kita. Kalau sedang beruntung kalian bisa melihat kawanan primata yang sedang lewat dipinggiran jalan.

Sedikit cerita tetang daerah yang satu ini bahwa sejarah asal mula Petungkriyono yaitu terdapat pohon bambu yang besar nya tidak biasa, pohon bambu didaerah ini memang cukup besar untuk ukuran bambu biasa, bambu ini hanya bisa tumbuh besar didaerah Petungkriyono saja, karena itu lah bambu ini dinama kan bambu petung.

Pasti kalian sudah tidak sabar ya dan bertanya tanya ada apa sih sebenar nya Petungkriyono itu.

Wisata Petungkriyono banyak sekali menyuguhkan destination yang sangat menarik dan pasti nya tidak terlalu membuat dompet tipis walaupun kita mengujungi semua wisata ditempat ini. Dari kota pekalongan sendri butuh waktu sekitar dua jam perjalanan untuk menuju tempat istimewah satu ini.

Pertama memasuki wilaya Petungriyono kita akan disuguhkan gapura dan landmark yang sangat cantik dengan tema khas nya yaitu bambu Petungkriyono. Tempat ini juga bisa juga dijadikan untuk berfoto atau sekedar istarahat sambil menyiapkan nyali untuk melanjutkan perjalanan yang lebih menantang pastinya.

Yang kedua yaitu curug Sibedug, air terjun ini satu satu nya air terjun yang bisa dinikmati tanpa harus melalui jalan setapak yang panjang, karna air terjun yang satu diterletak di sisi jalan menuju Weloasri, walaupun begitu air terjun ini tidak kalah menarik dengan air terjun lain. Disini juga sudah banyak tempat untuk sholat dan sekedar ngopi-ngopi sambil menikmati view yang sangat cantik. Bisa dibilang disinilah rest area di Petungkriyono karena menjadi spot dari sekian lama perjalanan menuju maupun pulang dari pusat Petungkriyono.

Ketiga kita bisa menikamati segar ya air di Weloasri, tempat ini paling oke untuk menyegarkan badan selain air nya yang jerih tempat ini masih sangat asri, ditempat ini juga menyediakan sewaan ban dan pelampung bagi pengujung yang tidak bisa berenang, dan setelah kamu merasakan kesegaran air ini dijamin kamu bakalan pengen lama lama berenang ditempat ini.

Welo Asri terletak di desa Kayupuring, kecamatan Petungkriyono. Tempat wisata air ini masih menjadi favorit dan ramai dikunjungi orang. Aliran air sungai Welo yang jernih dan segar menjadi daya tarik utamanya yang cocok untuk menyegarkan badan dan pikiran.

Dan kali ini yang keempat adalah Curug Lawe sayangnya banyak yang sudah menyerah sebelum sampai di air terjun Lawe. Karena, memang jalur untuk menuju air tejun kali ini cukup jauh dan hanya bisa dijangkau dengan jalan kaki. karna itu pemuda disini sedikit mendekor tempat yang sebelumnya hanya kebun karet diubah menjadi tempat foto yang instagramable, selain tempat foto disini juga banyak warung dengan nuasa perdesaan yang sangat asri dan pasti nya sangat nyaman.

Selanjutnya yang kelima ada Curug Bajing, tempat ini lebih rekomen dari pada Curug Lawe karana disini kita bisa menikamati indah nya alam dengan view air terjun yang mudah dan cukup singkat dilalui dengan berjalan kaki, selain itu tempat ini mempunyai satu warung yang cukup menarik yaitu warung ini terletak diatas dan sangat dekat air terjung itu sendri.

Bisa dibayakan bukan betapa indah nya view darisini sambil makan kita bisa langsung merasakan sejuk nya embun dari air terjun yang sedikit terbawa angin.

Dan yang keenam yaitu Curug Muncar, wisata yang satu ini jaraknya cukup jauh dari tempat wisata lainnya, dan pastinya dengan jalur yang lebih extreme lagi. Namun view dan kesegaran air maupun udaranya sangat cakepe puoll gaes. Jika beruntung disana dalam keadaan hening maka ketenangan jiwa bisa kalian dapatkan. Pokoknya mantap bener kalau disini bikin betah gak pengen pulang.

Kemudian yang ketujuh ada Telaga Mangunan, panorama pemandangan telaga dengan bukit hijau sebagai latarnya sangat apik dan menarik untuk kita kunjungi. Akses jalan dan lokasi juga menawan hati karena menyuguhkan pemandangan dan sensasi pedesaan yang sangat asri. Suasana saat menginjakan kaki di desa ini sangat nyaman dan bikin hati dan pikiran tentram sekali.

Hawa sejuk dengan hamparan ladang warga yang hijau serta angin silir-silir menambah daya tarik tersendiri untuk tetap tinggal disini berlama-lama. (jarraktravel.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *