DPRD Pesawaran Godok Perda Insentif dan Kemudahan Investasi

JARRAKPOSLAMPUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pesawaran menggelar rapat paripurna penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Kedua Raperda tersebut terdiri dari Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pesawaran Tahun 2021-2026 serta Raperda pemberian Insentif dan kemudahan investasi.

Dalam paripurna yang digelar, Jumat (06/08/2021) itu, Ketua DPRD Pesawaran Suprapto mengatakan, dua raperda yang disampaikan pemerintah daerah akan segera dibahas bersama dewan.

Di tempat yang sama, Bupati Dendi Ramadhona mengatakan, penyampaian dua raperda tersebut berdasar surat Nomor : 188.342/3425/I.03/2021 tanggal 27 Juli 2021 perihal penyampaian raperda yakni raperda tentang RPJMD Kabupaten Pesawaran Tahun 2021-2026 dan raperda tentang pemberian Insentif dan kemudahan investasi.

“Raperda tentang RPJMD Kabupaten Pesawaran Tahun 2021-2026 memiliki keterkaitan dengan dokumen perencanaan yang meliputi RPJMN Tahun 2020-2024, RPJMD Provinsi Lampung Tahun 2019-2024, RPJPD Kabupaten Pesawaran 2005-2025, RT/RW Kabupaten Pesawaran 2019-2039, KLHS RPJMD Kabupaten Pesawaran, renstra perangkat daerah, dan RKPD Kabupaten Pesawaran,” urai Dendi Ramadhona.

Jajaran Pimpinan DPRD Pesawaran bersalam salaman ala Prokes dengan seluruh peserta paripurna.

Penyusunan RPJMD, lanjut Dendi, memperhatikan pada RPJMN yang diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024.

“Hal ini dilakukan melalui penyelarasan pencapaian visi, misi, tujuan, sasaran, kebijakan, strategi dan program pembangunan jangka menengah daerah provinsi dengan arah, kebijakan umum, serta prioritas pembangunan nasional, arah kebijakan dan prioritas untuk bidang bidang pembangunan, dan pembangunan kewilayahan sesuai kewenangan, kondisi, dan karakteristik Kabupaten Pesawaran,” paparnya.

Terkait raperda tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi, Dendi menyatakan, keberhasilan suatu investasi di suatu wilayah akan disusul dengan tambahan investasi lainnya di wilayah tersebut.

Baik sebagai investasi pendukung maupun sebagai kompetitor sehingga terjadi efek pelipatgandaan investasi yang akan memberi dampak berantai pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *