Penetapan Walikota Bandarlampung, Tunggu Keputusan MK

JARRAKPOSLAMPUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandarlampung memastikan jika penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung terpilih, dilakukan pasca ketetapan Mahkamah Konstitusi (MK).

Komisioner KPU Lampung Divisi Hukum, M Tio Aliansyah mengatakan, berdasarkan regulasi pasca sidang pembacaan penetapan penarikan permohonan pemohon perkara no.25/PHP.KOT-XIX/2021, Senin (15/02/2021) oleh majelis hakim panel II MK.

Maka, lanjut dia, KPU Bandarlampung akan menetapkan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih paling lama, lima hari setelah putusan ketetapan MK diterima.

“Untuk jadwal rapat pleno KPU Kota Bandarlampung akan bersamaan dengan dua Kabupaten lainnya yang melangsungkan pilkada serentak yakni Lampung Tengah dan Lampung Selatan,” kata Tio, Selasa (16/02/2021).

Komisioner KPU Lampung Divisi Hukum, M Tio Aliansyah

Hasil konsultasi dengan KPU RI, tambahnya, bahwa pelaksanaan pleno untuk tiga daerah yang sudah ada keputusan MK dilakukan serentak setelah ada salinan resmi diterima KPU.

“Sedangkan, terkait perkara sengketa KPU Pesisir Barat, kami masih menunggu jadwal dari panitera MK untuk sidang hari terakhir pada tanggal  17 Februari 2021,” ujarnya.

Terpisah, Ketua KPU Kota Bandarlampung, Dedy Triadi mengatakan, adanya upaya hukum peninjauan kembali (PK) yang dilakukan tim hukum paslon nomor 02 Yusuf Kohar-Tulus Purnomo ke Mahkamah Agung (MA). Pihaknya, menghargai dan menghormati langkah hukum yang dilakukan.

“Kami menghormati dan menghargai upaya hukum PK yang sudah diregister perkara oleh panitera muda TUN MA” ujarnya.

“Kami akan menyiapkan jawaban sebagai termohon sebagaimana surat panitera muda TUN MA no.2/PR/II/2 PK/PAP/2021 tentang penerimaan dan registerasi berkas permohonan PK sengketa pelanggaran administrasi pemilihan (PK PAP)  Tanggal 8 Februari 2021,” tuturnya.

Secara berjenjang, pihaknya juga akan meminta pendampingan dan advokasi ke divisi hukum KPU Lampung dan KPU RI dalam menghadapi sidang PK.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bandarlampung Wiyadi mengatakan, bahwa pihaknya akan mengadakan Sidang Paripurna Istimewa usai KPU menetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih.

“Dasarnya kita melakukan penetapan pada sidang Paripurna Istimewa setelah KPU Bandarlampung menetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dan kemudian mereka berkirim surat ke kami maka kami akan laksanakan sidang penetapannya,” kata dia. (***/ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *