Pencegahan Covid-19 di Tanggamus Lebih Kongkrit

Petugas Lakukan Pendataan dan Screaning di Perbatasan

TANGGAMUS.JARRAKPOSLAMPUNG – Langkah antisipasi, pecegahan serta memutus mata rantai penularan Covid-19 di Tanggamus patut diacungi jempol. Meski belum ada langkah kongkrit atau pun instruksi dari Gubernur Lampung, Bupati Tanggamus mengambil kebijakan untuk melakukan pendataan dan screaning setiap orang yang akan masuk ke wilayahnya.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Rumah Makan Dani di Jalinbar Pekon Tiuh Memon Kecamatan Pugung tersebut, dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol Bunyamin, SH bersama Tim gabungan Gugus Tugas Percepatan dan Pencegahan Covid-19 Tanggamus.

“Saat ini Polres Tanggamus juga sedang melaksanakan operasi Aman Nusa II 2020 berlaku 19 Maret hingga 17 April 2020 terkait penanganan Covid-19. Hal itu juga mendukung Gugus Tugas penanggulangan Covid-19 Tanggamus,” kata Kompol Bunyamin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Senin (30/03/2020).

Sebelum melaksanakan pendataan dan screaning, lanjutnya, pihaknya selalu menggelar apel terlebih dahulu yang dipimpin oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus, Ediyan M. Toha, dengan personel gabungan yang terlibat terdiri dari TNI, Polri, Dishub, Dinas Kesehatan, Pol PP serta instansi terkait Pemkab Tanggamus.

“Personel terlibat kegiatan terdiri dari 15 personel TNI, 25 gabungan Polres, 10 Dishub, 10 Satpol PP, 50 Dinas Kesehatan dan 15 personel BNPB,” jelas dia.

Untuk sasaran pemeriksaan, tambah dia, meliputi pengemudi R4 umum dan pribadi yang membawa penumpang, khususnya dari pulau jawa yang akan memasuki Kabupaten Tanggamus.

“Tindakan dengan menyemprot pengemudi dan penumpang, pemeriksaan, mencatat identitas, asal dan tujuan, direkap keterangan, kemudian diberika edukasi terkait pencegahan Covid 19. Selain itu barang bawaan juga di semprot desinfektan,” jelasnya.

Ditambahkannya, pelaksanaan pendataan dan screaning masyarakat yang masuk ke Tanggamus hingga saat ini masih berlangsung dan tidak ditemukan adanya indikasi terpapar Virus Corona.

“Masih berlangsung untuk jadwal pemeriksaan akan terus dilakukan sesuai jadwal dari Pemkab Tanggamus, hasil pemeriksaan hingga saat ini belum ditemukan masyarakat terindikasi Virus Corona,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pendirian pos pemantauan, pendataan dan screening berdasarkan hasil rapat gugus tugas penanganan Covid-19 di BPBD Tanggamus pada Jumat (27/3) sore.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan hingga batas waktu yang tidak ditentukan atau status penanganan Virus Corona dicabut oleh Pemerintah.

Menurut Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Hamid H Lubis, kesepakatan tim gugus tugas dirikan posko pemantauan dan sekretariat Covid-19.

“Untuk posko pemantauan maksimal berdiri dua hari ke depan dan sekretariat maksimal satu hari ke depan sudah berdiri,” kata Sekda usai rapat Jumat kemarin.

Sekda mengaku, langkah itu diambil melihat kondisi dan situasi saat ini. Maka kerja tim gugus tugas perlu ditingkatkan termasuk langkah yang diambil guna menekan penyebaran wabah Covid-19.

“Untuk pos pemantauan nanti diisi dari Kantor Kesbangpol, kepolisian, TNI, Satpol PP, puskesmas. Tempatnya di Pugung sebagai jalur masuk ke Tanggamus,” terangnya.

Ia menjelaskan gambaran sekilas tugas pos pemantauan untuk mendata orang yang masuk ke Tanggamus. Kemudian diadakan pengecekan suhu tubuh dan pemeriksaan kesehatan lainnya.

“Tujuannya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 masuk ke Tanggamus. Dan segera memudahkan pendataan orang yang masuk ke Tanggamus,” pungkasnya. (sem)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *