Pekat Merajalela di Tanggamus, FPKB Akan Usulkan Perda

JARRAKPOSLAMPUNG – Merebaknya penyakit masyarakat (Pekat) di Kabupaten Tanggamus cukup meresahkan masyarakat. Mulai dari penyalahgunaan Narkoba hingga meningkatnya perbuatan asusila. Hal tersebut membuat legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Tanggamus angkat bicara.

Legislator PKB Dapil Kecamatan Talang Padang dan Pugung, Mujibul Umam mengungkapkan keprihatinannya atas temuan aparatur penegak hukum, yang belum lama ini menggerbek sebuah rumah kost yang diduga dijadikan tempat portitusi di Kecamatan Talang Padang.

Karenannya, kata dia, pihaknya meminta agar pemerintah menggalakkan kembali sosialisasi, pembinaan dan penegakan hukum untuk menekan Pekat di Tanggamus.

“Ya, tentu merebaknya penyakit masyarakat ini, membuat kita semua prihatin. Kami berharap sosialisasi, pembinaan dan penegakan hukum harus ditingkatkan oleh Pemkab untuk menekan Pekat ini,” kata Mujib, Minggu (21/02/2021).

Polisi menggerbek dan mengamankan penghuni rumah kost yang diduga menjadi tempat portitusi di Talang Padang, Tanggamus.

Disinggung apakah sudah ada regulasi terkait keberadaan rumah kost di Tanggamus? Mujib mengatakan, sejauh ini memang belum ada regulasi terkait hal tersebut. Untuk itu, tambah dia, FPKB akan menginisiasi peraturan daerah (Perda) terkait rumah kost.

“Kita tidak ingin hal semacam ini menjamur di Tanggamus. Saya pikir memang perlu ada regulasi. Coba nanti saya cek dulu. Jika memang belum ada regulasi terkait keberadaan rumah kost, maka FPKB akan menginisiasi,” tegas dia.

Diketahui, Polsek Talang Padang, Kamis (18/02/2021) malam, menggerbek sebuah tempat kost-kostan yang berada di Pekon Sinar Semendo Kecamatan Talang padang Kabupaten Tanggamus.

Rumah kost tersebut diduga dijadikan tempat prostitusi juga kerap digunakan sebagai lokasi pesta minum keras (Miras) sehingga membuat resah warga sekitar.

Dalam penggerebekan tersebut, diamankan seorang laki-laki berinisial UY (46) warga Pekon Penantian, Pulau Panggung sedang bersama seorang perempuan berinisial MZ (21) warga Pekon Tekad, Pulau Panggung yang bukan muhrimnya.

Selain pasangan bukan suami istri tersebut, turut diamankan tiga perempuan berinisial ER (35) dan SU (27) beralamat di Kecamatan Gisting dan ID (21) warga Kecamatan Talang Padang yang ditemukan sedang mengkonsumsi Miras. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *