Pasir GAK Dieksploitasi, Puan : Gubernur Harus Tindak!

JARRAKPOSLAMPUNG – Setelah menimbulkan protes dari masyarakat kegiatan penambangan pasir ilegal yang dilakukan PT Lautan Indonesia Persada (LIP) di sekitaran Gunung Anak Krakatau (GAK). Kini juga mengundang perhatian Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Menurut Puan, Gubernur Lampung harus mengambil langkah terkait persoalan tersebut. Selain itu, Puan juga meminta Direktorat Jenderal Pengairan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menghentikan penambangan pasir di kawasan GAK, Lampung Selatan tersebut.

Jika terus dibiarkan, kegiatan ilegal tersebut, lanjut Puan berimplikasi sosial. “Saya meminta Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dapat melakukan tindakan agar tidak terjadi hal yang diinginkan kepada masyarakat setempat,” kata Puan usai rapat koordinasi di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (26/11/2019).

Jangan sampai, tambah Puan, hal itu (tambang ilegal) menimbulkan kerusuhan. “Inikan berkaitan dengan kekayaan alam”.

Sebelumnya, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Lampung Taufik Hidayat menyatakan bahwa kegiatan penambangan pasir di kawasan GAK adalah penambangan ilegal.

Sementara Sekprov Lampung Fahrizal Darminto mengatakan pencabutan izin perusahaan yang melakukan penambangan pasir masih dalam proses.

“Semestinya tanpa dicabut juga izinnya, mereka (PT LIP) sudah dilarang tidak boleh melakukan aktivitas penambangan di sana (GAK),” singkatnya.

Aktivitas penambangan pasir di perairan Gunung Anak Krakatau (GAK) masih terus berlangsung. Pemprov Lampung pun belum melakukan tindakan tegas terkait kegiatan ilegal tersebut. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *