Panwas Kedapatan Bagi Sembako Berlogo Paslon?

KNPI : Catatan Buruk Penyelenggara Pemilu, Perusak Citra Demokrasi!

JARRAKPOSLAMPUNG – Terciptanya Pilkada yang bersih sebagaimana ekspektasi masyarakat, nampaknya masih jauh panggang dari api. Bagaimana tidak, baru-baru ini didapati adanya Panitia Pengawas Kelurahan (Panwaskel) Sukamenanti, Kedaton, Bandarlampung terlibat langsung membagikan sembako berlogo salah satu Paslon.

Hal tersebut terungkap setelah ada investigasi dari aparatur pemerintah dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandarlampung di kediaman Panwaskel yang diketahui bernama Fitri.

Tim yang terdiri dari Bawaslu dan aparatur pemerintah menemukan sembako bergambar salah satu paslon di kediaman Fitria, Senin (14/09/2020).

Salah satu warga pun mengaku sempat melihat Fitria membagikan sembako tersebut kepada warga sekitar kediamannya, Sabtu 13 September 2020 lalu.

ilustrasi sembako berlogo paslon (doc.net)

“Ya, Sabtu kemarin dia (Fitri) bagi-bagi sembako,” kata warga yang enggan namanya di ekspose itu.

Terkait hal tersebut, Camat Kedaton Febriana mengaku jika dirinya dan jajaran telah melakukan investigasi terkait temuan tersebut dan menyerahkan sepenuhnya penaganan kasus kepada Bawaslu Bandarlampung.

Sementara, Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung, Chandrawansah mengatakan, pihaknya telah mengintruksikan kepada Panwascam setempat untuk segera menindaklanjuti temuan tersebut.

“Kami telah mengintruksikan kepada Panwascam setempat, dan melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan,” Kata Chandrawansah.

Sementara, dari pihak Panwascam sendiri, akan memanggil yang bersangkutan secara formal dan meminta keterangan sebelum nantinya diplenokan, untuk diberikan peringatan atau diberhentikan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD KNPI Kota Bandarlampung, Iqbal Ardiansyah angkat bicara perihal temuan tersebut, menurutnya, jika sudah ada barang bukti yang ditemukan maka tidak ada toleransi, maka pihak Panwascam maupun Bawaslu harus bertindak tegas.

“Berhentikan! cacat demokrasi kita kalau seperti ini. Bukan memberikan edukasi politik yang baik, malah berbuat kesalahan yang jelas sangat mencoreng Bawaslu,” tegas Iqbal. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *