Panitia Pilkakon, Jangan Bermain Api!

JARRAKPOSLAMPUNG – Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) adalah kawah candradimuka proses demokrasi akar rumput. Karenanya, proses demokrasi yang mengedepankan etika dan moral dengan azas musyawarah mufakat demi terselenggaranya Pilkakon yang sejuk, aman dan damai adalah tujuan utamanya.

Demikian dikatakan Ketua Badan Hippun Pemekonan (BHP) Kubulangka, Cukuh Balak, Tanggamus, Andiyoko kepada jarrakposlampung.com usai menggelar Musyawarah Pembentukan Panitia Pilkakon di Balai Pekon Kubulangka, Selasa (7/01/2020).

Menurut Andi sapaan akrabnya, Musyawarah Pembentukan Panitia Pilkakon yang digelar pihaknya adalah implementasi dari tupoksi BHP yang mengacu pada Permendagri nomor 110 tahun 2016 tentang BPD pasal 39 tentang Pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa.



“Kemudian juga ada Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 65 tahun 2017 Tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 112 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Kepala Desa. Dasar hukumnya banyak belum lagi turunan-turunannya sampai kepada SE Bupati,” tuturnya.

Panitia Pilkakon Terpilih, lanjut Andi adalah mandataris forum musyawarah. Karenannya, dituntut amanah dan siap kerja. Untuk itu dirinya berpesan agar Panitia Pilkakon dapat bekerja maksimal.

“Lakukan koordinasi, komunikasi dengan instansi terkait dan jalankan tahapan Pilkakon sesuai peraturan yang berlaku, mengikuti tahapan yang ada,” pungkasnya.

Penjabat (Pj) Kepala Pekon Kubulangka, Sargono mengatakan, dirinya berharap dengan terbentuknya Panitia Pilkakon maka akan terselenggara Pilkakon sesuai dengan ekspektasi masyarakat dan mengedepakan azas mufakat.

“Masyarakat yang terpilih menjadi panitia bisa menjalakan tugas dengan baik dan amanah sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Sargono.

Ditempat yang sama, Kanit Intel Polsek Cukuh Balak, Aam Zulkarnain berpesan agar Panitia Pilkakon menjaga netralitas dan berintegritas.

“Jangan bermain api dengan calon, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung menyukseskan Pilkakon yang sejuk, damai, kondusif dan aman,” tegasnya.

Senada, Babinsa Pekon Kubulangka, Nur Fitra Jaya mengajak dan menghimbau kepada semua elemen masyarakat bisa sama-sama menjaga dan kerjasama yang baik dalam menyukseskan Pilkakon serentak di tahun 2020 khusunya di Pekon Kubulangka sebagai pekon binaannya.

“Jangan sampai ada riak-riak yang akan menghambat proses tahapan Pilkakon,” ujarnya.

Dari pantauan, antusias masyarakat dalam mengikuti musyawarah cukup tinggi. Hal itu dibuktikan dengan tingkat kehadiran hingga 75 persen dari undangan yang disebar.

Selain unsur perwakilan masyarakat mulai dari Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Karang Taruna,Tokoh Pendidikan, PKK Pekon juga Linmas, Babinsa dan Polsek. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *