OTT Komisioner KPU, Peluang Bongkar Suap di Lampung


JARRAKPOSLAMPUNG – Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Wahyu Setiawan oleh KPK, Rabu (8/01/2020), terkait kasus suap. Sangat mungkin dapat membongkar buruknya proses rekrutmen yang sempat beraroma suap di Lampung.

Direktur LBH Bandarlampung, Chandra Muliawan mengatakan, pihaknya berharap pengembangan perkara tersebut dapat membongkar bobrok sistem rekrutmen KPU di seluruh Indonesia, termasuk yang terjadi di Lampung.


“Bisa saja. Bisa kebongkar semua nanti, alurnya seperti apa, mekanisme, bagaimana dugaannya di tiap daerah, biar fenomena gunung es ini terbongkar,” kata Chandra.

Kasus di Lampung, lanjut dia, membuktikan adanya dugaan kuat praktek jual beli komisioner di daerah dalam proses rekutmen KPU.

“Ya, ini bisa jadi pintu masuk, kita minta bongkar sampai ke akarnya,” ujarnya.

Sementara, Dosen Hukum Universitas Lampung (Unila) Dr Rudy mengatakan, OTT terhadap komisioner KPU RI tersebut adalah warning besar bagi demokrasi Indonesia, terlebih kasus di Lampung mencuat kasus jual beli jabatan yang mungkin hanya fenomena gunung es saja.

“Bisa jadi kasus di Lampung juga terbongkar. Seperti gunung es, terlihat sedikit namun menyisakan tanda tanya besar, seberapa jauh kebobrokan yang dilakukan oleh oknum-oknum penyelenggara demokrasi tersebut,” tulis Rudy dalam timeline facebooknya.

Menurut Rudy, OTT tersebut juga menjadi bukti bahwa bisik-bisik yang sudah rahasia umum itu bisa jadi memang benar.

“Bagaimanakah masa depan demokrasi kita? We don’t know. Namun banyak ahli sekarang yang memberi warning bahwa demokrasi bisa saja gagal karena demokrasi bisa dikorupsi oleh para pegiat demokrasi itu sendiri,” tutup Rudy. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *