Naldi Vs Nasir Bertemu di Persidangan

Gagal di Pilkada, Dana Kampanye Jadi Masalah

JARRAKPOSLAMPUNG – Pengadilan Negeri Tanjungkarang menjadwalkan persidangan pembacaan hasil mediasi atas gugatan Ketua Partai Nasdem Pesawaran M Nasir terhadap Ketua Nasdem Kota Bandarlampung, Naldi Rinara, Selasa (19/07/2022) pekan depan.

Sidang tersebut digelar lantaran upaya mediasi selama tiga minggu sejak 14 Juni 2022 lalu, atas gugatan perdata dengan Nomor Nerkara 79/Pdt.G/2022/PN Tjk tersebut, dinyatakan tidak berhasil di gelaran terakhir pertemuan para pihak berperkara, Kamis (07/07/2022) kemarin.

Dalam gugatannya, M Nasir diketahui mencantumkan beberapa pihak selaku Tergugat diantaranya Erwan Setiawan selaku Tergugat I, Naldi Rinara S Rizal selaku Tergugat II dan Aria Sukma S Rizal sebagai Tergugat III, serta dua pihak Turut Tergugat I dan II yaitu Dini Merika Putri dan Muhammad Novandi.

ilustrasi

Ini poin permohonan gugatan yang dilayangkan M Nasir.
1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya.

2. Menyatakan Tergugat I, Tergugat II dan Tergugat III telah melakukan wanprestasi tehadap Penggugat.

3. Menghukum Tergugat I untuk menyerahkan Sertifikat Tanah Hak Guna Bangunan No. 51/S.B. kepada Penggugat yang selanjutnya Penggugat akan menyerahkan Sertifikat tersebut kepada Tergugat II dan Tergugat III.

Sebagai Kompensasi atas Titipan uang berdasarkan akta penitipan uang No. 07 Tanggal 13 Juni 2020 yang dibuat oleh Notaris Muhammad Novandi, S.H., M.Kn.

4. Menghukum Tergugat II dan Tergugat III untuk menerima penyerahan sertifikat tanah Hak Guna Bangunan No. 51/S.B. dari Penggugat, sebagai kompensasi atas Titipan uang berdasarkan akta penitipan uang No. 07 tanggal 13 Juni 2020 yang dibuat oleh Notaris Muhammad Novandi, S.H., M.Kn.

5. Menghukum Turut Tergugat I dan Turut Tergugat II untuk tunduk dan mematuhi putusan ini.

6. Menghukum Tergugat I, Tergugat II dan Tergugat III untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini.

Dikurip dari Kirka.co, perseteruan mantan Paslon Cabup dan Cawabup Kabupaten Pesawaran M Nasir dan Naldi Rinara di Pengadilan berkaitan dengan dana kampanye keduanya, yang hingga saat ini masih menyisakan permasalahan bagi pihak Penggugat.

Alhasil, kekalahan di Pilkada menyisakan konflik yang berkepanjangan. Alih-alih saling menguatkan, pasangan tersebut justru berseteru dan saling gugat. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *