Minta Alumni Diprioritaskan, Juga Penegakan Hukum Tragedi Pamekasan

Dari Lawatan PMII Lampung ke Jakarta, Sowan Waketum DPP PKB di Senayan

JARRAKPOSLAMPUNG – Langkah sejumlah kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung untuk mendorong para alumni yang maju di Pilkada serentak 9 Desember 2020, bukan isapan jempol belaka.

Kemarin, Selasa (30/06/2020) sejumlah keder termasuk ketua PKC PMII Lampung dan beberapa Ketua Umum Cabang beraudiensi ke salah satu petinggi DPP PKB Jazilul Fawaid di Jakarta.

Selain sebagai langkah konsolidasi, sowan para petinggi PMII Lampung ke wakil pimpinan DPR RI itu juga dalam rangka mendorong penegakan hukum terhadap kekerasan yang menimpa kader PMII Pamekasan beberapa waktu lalu, yang berahir anti klimaks.

“Ya, selain kami meminta agar PKB mengakomodir dan memprioritaskan alumni PMII dalam Pilkada, kami juga meminta DPR mendorong penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan terhadap sahabat kami di Pamekasan, Madura. Persoalan pengurus sudah berdamai itu perkara lain, pelaku kekerasan harus tetap diperoses secara hukum,” kata Ketua PKC PMII Lampung, Ahmad Hadi Baladi Ummah dalam rilisnya yang diterima jarrakposlampung.com.

ANTIKLIMAKS : Bupati Pamekasan, PMII Jatim, IKA PMII Pamekasan dan Kapolres bergandengan tangan di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Sabtu (27/6/2020)

Menurut Pupung,–sapaan akrabnya–, sebagai satu-satunya partai yang lahir sebagai saluran politik bagi warga Nahdliyin, sewajarnya PKB memprioritaskan kader NU. Jika bicara NU maka PMII include di dalamnya,” kata Pupung.

Terlebih, tambah pria kelahiran Lampung Timur itu, alumni PMII Lampung banyak yang telah mendeklarasikan diri maju Pilkada dan juga mendaftar di Partai besutan KH Abdurrahman Wahid itu.

“Bicara alumni, alumni kita banyak yang daftar di PKB. Bicara kader, ribuan bahkan jutaan anggota dan kader PMII tersebar di seluruh kabupaten/kota di Lampung. Kualitas kader PMII Lampung telah terbukti dengan menduduki posisi strategis dan melahirkan banyak tokoh,” tutur Pupung.

PKB, lanjut Pupung, memiliki background ideologi yang sama dengan PMII karena memang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama. Apalagi, kata dia, juga tidak sedikit alumni yang menjadi tokoh dan pengurus PKB,” ujarnya.

Dorongan terhadap alumni PMII Lampung yang maju Pilkada, tambah dia, sebelumnya muncul dari pertemuan Temu Alumni PMII Nasional dalam webinar.

“Saya sepakat bahwa seluruh kader dan alumni mesti saling mempromosikan, membesarkan dan saling mendukung,” pungkasnya.

Selain itu, tambah dia, kedatangan pihaknya ke Senayan adalah salah satu bentuk perjuangan dan suport moril terhadap sahabat-sahabat PMII Pamekasan, Madura yang belum lama ini mengalami kekerasan dari tindakan refresif aparat kepolisian.

“Kami meminta DPR mendorong agar pelaku kekerasan dapat diadili sesuai peraturan yang berlaku dan Kapolda dan Kapolresnya juga ikut bertanggung jawab,” tegas dia.

Diketahui, aksi unjuk rasa para kader PMII di Pamekasan beberapa waktu lalu mengakibatkan salah satu kader terluka akibat tindakan refresif aparat kepolisian. Aksi yang mengangkat isu tentang galian C ilegal itu adalah bentuk perjuangan mahasiswa dalam membela hak rakyat.

Sementara berkaitan dengan Pilkada di Lampung, diketahui sejumlah alumni PMII Lampung telah mendeklarasikan diri dan terdaftar sebagai kandidat dari internal PKB pada Pilkada di 8 kabupaten/kota di Lampung, diantaranya ; Erlina Aznur (Cabup/Cawabup Pesisir Barat), Mashuri (Cawabup Pesisir Barat), Juanda (Cawabup Way Kanan), Hidir Ibrahim (Cawakot Bandarlampung), dan Syahrul Syah (Lampung Tengah), Edy Sudrajat (Cawabup Pesawaran), (lis)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *