Meski Rapid Test Reaktif, 1.080 KPPS Bandarlampung Tak Diswab

JARRAKPOSLAMPUNG – Kabar terkait hasil rapid test dengan hasil reaktif terhadap 1.080 Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) Kota Bandarlampung tentu membuat masyarakat khawatir. Terlebih tidak ada tindakan swab terhadap para KPPS untuk mastikan apakah mereka benar-benar bebas dari Covid-19.

Dikutip dari Rmollampung, Ketua KPU Ketua KPU Bandarlampung Dedy Triyadi membenarkan 1080 KPPS dengan rapid tes Covid-19 dengan hasil reaktif.

ilustrasi Pilkada di tengah pandemi (net).

Rapid test, lanjut Dedy, dimulai sejak 26-28 November 2020. Dimana, 26 November 2020 dilalukan 435 rapid test,  27 November dilakukan  294 rapid test, dan 28 November dilakukan 351.

“Total KPPS dengan hasil rapid test reaktif 1080,” kata dia, Selasa (01/12/2020).

Senada, Ika Kartika yang juga Komisoner KPU Kota Bandarlampung membenarkan hal tersebut. Namun ketika diainggung apakah KPPS yang hasil rapid testnya reaktif akan dilalukan swab? Ika mengatakan, tidak ada tindakan swab yang dilalukan pihaknya. Sebab, kata dia, hanya komisioner yang mendapat fasilitas swab.

“Hanya di rapid saja. Tidak ada swab. Hanya komioner yang di swab,” singkat Ika.

Koordiv SDM KPU Bandarlampung Hamami mengatakan, rapid test ini masih akan berlangsung hingga 4 Desember 2020. Bagi yang reaktif akan langsung diganti oleh calon KPPS yang tidak terpilih melalui Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) kelurahan. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *