Meski Pandemi, Kaderisasi PMII Tak Terhenti

JARRAKPOSLAMPUNG – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UIN Raden Intan sukses menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) di Asrama Haji Rajabasa Bandarlampung.

PKD yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19 tersebut berlangsung dengan menjalankan protokoler kesehatan (Prokes) secara ketat. Alhasil PKD yang digelar Jumat-Minggu (27-29/11/2020) itu mampu menjawab keresahan kader pergerakan akan stagnannya kaderisasi karena pandemi.

“Alhamdulillah PKD berjalan lancar. Ini membuktikan jika kaderisasi PMII tidak pernah akan terhenti meski di tengah pandemi,” kata Ketua Komisariat PMII Raden Intan, Hariyadi Sudibyo.

Sejumlah alumni tampak hadir dalam seremony penutupan PKD PMII.

Menurut Dibyo -sapaan akrabnya-, PKD merupakan program kegiatan Kaderisasi Formal. Katenanya, PKD tidak boleh terhenti. Sebab, kata dia, bagi pengurus wajib hukumnya memggelar kaderisasi formal.

“PKD ini jenjang kaderisasi setelah Mapaba. Karenanya harus digelar. Pada PKD kali ini tema yang kami usung adalah Dari Interpretasi Menuju Aksi,” tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, jelas Sudib, para kader PMII dapat mewujud esensi dari tema PKD dalam bentuk aksi nyata dan memutar kembali roda kaderisasi yang sempat mandek.

“Ya, para kader PMII antusias untuk ikut PKD. Banyak sekali peserta yang mendaftarkan diri. Beberapa Komisariat yang ikut mendelegasikan anggotanya diantaranya Komisariat Ahmad Dahlan Metro, Komisariat Jurai Siwo Metro, Komisariat UNU lampung Timur, dan Komisariat STKIP Kotabumi. Tapi, atas dasar pertimbangan covid 19, maka panitia pelaksana membatasi penerimaan peserta,” pungkasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *