MA Menangkan Eva, Bawaslu : Kami Hormati Putusan MA

JARRAKPOSLAMPUNG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung menyatakan menghormati keputusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan gugatan pasangan Eva Dwiana-Deddy Amrullah (Eva-Deddy) secara keseluruhan, Rabu (27/01/2021).

Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah mengatakan, pihaknya tidak masuk sebagai pihak yang berperkara dalam proses hukum di MA. Karenanya, pihaknya tidak mendapatkan pemberitahuan resmi terkait putusan tersebut.

“Bawaslu tidak masuk sebagai pihak yang berperkara. Itu sebabnya kami tidak mendapat pemberitahuan resmi,” kata premepuan yang akrab disapa Khoir itu, Rabu malam.

Menurut Khoir, baik MA maupun Bawaslu punya kewenangan masing-masing untuk memutuskan pelanggaran pilkada.

“Bawaslu Provinsi menjalankan undang-undang, penggugat mengajukan gugatan karena perlawanan hukum dimungkinkan, dan MA memutuskan juga dasar undang-undang, sedangkan KPU, juga menjalankan keputusan hukum menurut undang-undang,” jelas Khoir.

Terkait putusan yang diambil pihaknya, Khoir menegaskan, tidak ada penyalahgunaan wewenang dalam putusan yang dibuat oleh pihaknya, dan semua didasarkan pada fakta persidangan dan aturan yang berlaku.

Kutipan Putusan MA

“Apa yang kami putuskan, semua didasarkan pada fakta persidangan dan aturan yang berlaku,” tegas dia.

Disinggung terkait adanya gugatan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terhadap pihaknya, Khoir menyatakan tidak ada persoalan dan menghormati setiap upaya hukum yang ditempuh.

“Ya, kita menghormati semua pihak yang mengambil upaya hukum sesuai dengan saluran yang disediakan,” pungkasnya.

Diketahui, MA mengabulkan seluruh gugatan pasangan nomor urut 3 pada Pilkada Kota Bandarlampung, Eva Dwiana-Deddy Amrullah melalui putusan MA Nomor 1 P/PAP/2021
Tanggal 22 Januari 2021.

Dalam amar putusannya, MA Mengabulkan permohonan Pemohon Hj. Eva Dwiana, S.E. dan Drs. Deddy Amarullah, untuk seluruhnya; dan menyatakan batal Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Bandar Lampung Nomor 007/HK.03.1-Kpt/1871/KPU-Kot/I/2021, tanggal 8 Januari 2021, tentang Pembatalan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung Tahun 2020, atas nama Pasangan Hj. Eva Dwiana, S.E. dan Drs. Deddy Amarullah, Nomor Urut 03.

Kemudian, MA memerintahkan Termohon untuk mencabut Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Bandar Lampung Nomor 007/HK.03.1-Kpt/1871/KPU-Kot/I/2021, tanggal 8 Januari 2021, tentang Pembatalan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung Tahun 2020, atas nama Pasangan Hj. Eva Dwiana, S.E. dan Drs. Deddy Amarullah, Nomor Urut 03.

Selanjutnya, MA juga memerintahkan Termohon untuk menetapkan kembali dan menerbitkan keputusan baru yang menyatakan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Bandar Lampung Nomor 461/HK.03.1-Kpt/1871/KPU-Kot/IX/2020, tanggal 23 September 2020, tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung Tahun 2020, tetap berlaku dan berkekuatan hukum mengikat.

MA juga menghukum termohon membayar biaya perkara sejumlah Rp1.000.000,00 (satu juta Rupiah). (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *