Lomba Inovasi Daerah New Normal, Tak Mampu Tekan Kasus Covid-19

Satu Lagi Kasus Terkonfirmasi Covid-19 asal Bandarlampung

JARRAKPOSLAMPUNG – Usaha pemerintah daerah akan raihan sebuah piagam dan dana milyaran rupiah atas kompetisi Inovasi Daerah New Normal yang diselenggarakan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), sepertinya hanya bahan kamuflase ditengah pandemi Covid-19.

Ya, tidak dapat dipungkiri kompetisi tersebut, tak mampu menekan angka penularan Covid-19. Bicara inovasi, belum ada inovasi apapun yang dilakukan selain memaksimalkan himbauan untuk menjalankan protokoler kesehatan.

Alhasil, hari ini Minggu (21/06/2020) kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Bandarlampung kembali bertambah. Di kota Tapis Berseri tercatat sudah 89 kasus positif, artinya 40 persen lebih kasus Covid-19 di Bumi Ruwa Jurai berasal dari Bandarlampung.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung terus mengingatkan agar para pasien positif Covid-19, terutama yang bersatus orang tanpa gejala (OTG) dapat benar-benar memperhatikan standar protokoler kesehatan pasien Covid-19.

Bahkan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung akan memperketat pengawasan terhadap orang tanpa gejala (OTG) yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung, Minggu 21 Juni 2020.

“Saya juga minta OTG ini benar-benar menjalani isolasi mandirinya dengan ketat,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung, dr Reihana, Sabtu (20/06/2020).

Pengawasan lebih ketat itu, kata dia, terutama terhadap OTG yang menjalani isolasi mandiri di rumah atau di luar Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH) yang menjadi tempat karantina pasien Covid-19.

“Bila kita lihat situasinya seperti ini dimana dari pasien 144 didapatkan sembilan orang positif maka pengawasan kepada OTG oleh tim gugus di tingkat kecamatan harus diperketat lagi,” ujarnya.

Ia menyebutkan berdasarkan penelusuran terhadap pasien nomor 144 didapatkan pasien nomor 150, 154, 155, 156, dan 169, 175, 176, 177, serta 178, di mana pasien nomor 175 hingga 178 didapatkan dari hasil pelacakan terkait dengan pasien 169.

“Jadi tolong untuk ujung tombak tim gugus tugas yang paling bawah bisa membantu dan dapat melihat apakah OTG yang konfirmasi positif ini benar-benar melakukan isolasi mandiri atau tidak,” tegasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *