Lampung Memantau DKPP-kan KPU dan Bawaslu Lamsel

Terkait Polemik Hipni-Meilin, Diduga Kongkalikong

JARRAKPOSLAMPUNG – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lampung Mantau akan melaporkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Penyelenggara Pemilu (KPU) Lampung Selatan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Laporan tersebut terkait Keputusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Selatan 4 Oktober 2020, yang membatalkan keputusan Ketua KPU Lampung Selatan Nomor : 60/HK.03.1-Kpt/1801/KPU-Kab/IX/2020 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2020, tertanggal 23 September memenuhi syarat (MS) dan tidak memenuhi syarat
(TMS).

“Kami akan laporkan Bawaslu dan KPU Lampung Selatan ke DKPP. Ya, karena keputusan tersebut patut dicurigai,” kata Ketua Lampung Memantau, Yan Barusal, Selasa (06/10/2020).

Menurut Yan, tidak mungkin KPU dalam menetapkan keputusan pada 23 September 2020 tanpa landasan dan kajian hukum yang jelas. Tentu, kata dia, ada dasar hukumnya. Bahkan, tambahnya, pihaknya telah melakukan kajian terkait aturan yang menjadi landasan KPU dalam mengambil keputusan yaitu UU Nomor 10 tahun 2016 pasal 7 ayat (2) huruf g yang sebagaimana telah beberapakali mengalami perubahan dan terahir UU Nomor 6 tahun 2020 dan juga mengacu pada PKPU Nomor 9 tahun 2020 pasal 4 ayat (1) huruf F serta putusan pengadilan Nomor :582/Pid.B/2014/PN. Tjk jo. Putusan Nomor :122/Pid/2014/PT.Tjk.

“Dalam kajian kami juga senada dengan KPU bahwa bapaslon Hipni-Melin memang tidak memenuhi syarat (TMS),” tegas dia.

Karenanya, lanjut Yan, pihaknya mencurigai ada indikasi kongkalikong di melibatkan Nawaslu dan KPU Kabupaten Lampung Selatan. Sehingga mempengaruhi hasil keputusan Bawaslu.

“Salah satu indikasinya, bisa dilihat dari waktu yang digunakan untuk sidang adjudikasi kemarin yang cendrung di percepat. Dari jumlah waktu sidang yang maksimal menghabiskan waktu 12 hari ini hanya memakan waktu 7 hari,” tuturnya.

Bawaslu Lampung Selatan memutuskan Pasangan Hipni-Meilin Memenuhi Syarat sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Lamsel.

Agar kecurigaan pihaknya tidak menjadi fitnah, tambah dia, dan demi tegaknya demokrasi yang bersih di Bumi Lampung, pihaknya akan melaporkan permasalahan teraebut ke DKPP agar dapat diungkap dan masyarakat mendapat keadilan se adil-adilnya.

“Sekarang timnya sedang menghimpun informasi dari berbagai pihak dan tengah menyusun draft laporan yang akan di bawa ke DKPP,” tukasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *