Laki-laki dan Perempuan Jangan Saling Memperhamba

JARRAKPOSLAMPUNG – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (Kopri) PKC PMII Lampung menggelar tasyakuran Hari Lahir (Harlah) Kopri ke-52 di Gedung PWNU Provinsi Lampung, Selasa (03/12/2019)

Dalam tasyakuran yang dikemas dengan diskusi tersebut, menghadirkan narasumber seorang penulis buku best seller Qiraah Mubadalah, Dr. KH Faqihudin Abdul Qadir. Sebagai pengkaji utama dalam diskusi bertema ; Memaknai Ulang Ketidakadilan Gender dengar Qoriah Mubadalah.

Dihadiri seratus lebih peserta yang terdiri dari tujuh cabang Kopri diantaranya, Bandarlampung, Kota Bumi, Waykanan, Tulang Bawang, Lampung Tengah, Pringsewu, dan Lampung Selatan.

“Laki-laki jangan memperbudak perempuan, begitupun sebaliknya. Laki-laki dan perempuan harus saling menghormati,” Kata Kiyai Faqih pada penyampaian materinya.

Laki-laki dan perempuan tidak boleh saling menghamba. Karena tidak ada laki-laki yang merendahkan perempuan atas nama agama. Dan tidak ada perempuan yang menyalahkan laki-laki karena patriarki.

Sementara Anggun, selaku Ketua Kopri PKC PMII Lampung dalam sambutannya menyampiakan rasa syukur dan harapan Kopri terus mengawal gerakan perempuan untuk kemanusiaan.

“Acara ini sebagai wujud syukur Koppri yang terus mengawal gerakan perempuan untuk kemanusiaan,” sampai Anggun.

Turut hadir dalam acara. Ketua PKC PMII Lampung Ahmad Hadi Baladi Ummah. Ketua Kopri PKC Lampung periode 2017-2019 Ana Yunita dan Ketua Perempuan Saburai Siti Wuriyan. (tika)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *