KPK Harus Bongkar Borok di Perum Damri

JARRAKPOSLAMPUNG – Aliansi Lembaga Analisa Kebijakan dan Anggaran (Alaska), menemukan indikasi kuat adanya persengkokolan jahat (Kolusi) yang dilakukan oknum Perum Damri dengan oknum Kementerian Perhubungan.

Karenannya, Alaska memandang perlu peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam upaya membongkar kejahatan tersebut.

“KPK harus segera membuka penyelidikan atas proyek ini dan panggil Dirut Setia N Milatia Moemin, Serta Menhub Budi Karya Sumadi,” kata Andri Zulfianto dalam surat elektroniknya yang diterima jarrakposlampung.com, Senin (20/01/2020) malam.

Adanya persengkokolan di dua lembaga tersebut, lanjut Andri diduga sudah terjadi bertahun-tahun dan merugikan keuangan negara.

“Persengkokolan yang kami maksud adalah terkait sejumlah proyek yang ada di Kementerian Perhubungan yakni pengadaan subsidi operasional Bus perintis. Perlu dicatat, proyek ini dilaksanakan di seluruh Provinsi setiap tahunnya, dan dilaksanakan melalui lelang,” tuturnya.

Andri mencontohkan, proyek pengadaan subsidi operasional Bus perintis di Provinsi Maluku tahun 2017 yang menghabiskan anggaran sebesar Rp.6.301.600.000 dimenangkan oleh Perum Damri Kantor Cabang Ambon yang berlokasi di Jl. Swadaya Leo Wattimena Ambon.

“Terbaru, pengadaan subsidi bus perintis di wilayah Sumatera Utara tahun anggaran 2020 masih dimenangkan oleh Perum Damri wilayah Medan, anggaran yang dihabiskan sebesar Rp.2.576.271.979,” papar Andri.

Sikatakannya, pihaknya mencatat puluhan proyek pengadaan subsidi bus perintis yang dijalankan setiap tahun ini selalu dimenangkan oleh Perum Damri. Hal itu tentu sangat aneh dan janggal, pihaknya menduga proses lelang dalam paket proyek tersebut dimainkan.

“Proses lelang hanya formalitas belaka, karena pemenang sudah dikunci,” ujarnya.

Hal tersebut, lanjut Andri, jelas tidak sesuai pedoman pasal 22 UU No. 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha yang tidak sehat. Karenannya, pihanya, mendorong Kementerian Perhubungan membatalkan seluruh proyek pengadaan subsidi bus perintis yang dimenangkan Perum Damri di tahun 2020. (lis)

Editor : Ariyadi Ahmad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *