KNPI : Leasing dan Bank Harus Tahu Diri!

Patuhi Instruksi Pemerintah!

JARRAKPOSLAMPUNG – Ditengah himpitan ekonomi akibat dari pandemi Covid-19, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bandarlampung meminta agar leasing dan bank dapat memposisikan diri sebagai bagian penting dalam pertumbuhan prekonomian masyarakat Indonesia.

Karenanya, sebagai bagian dari pertumbuhan perekonomian Indonesia, menjadi wajib bagi leasing dan bank untuk patuh terhadap peraturan pemerintah. Terlebih, pemerintah pusat telah mengeluarkan instruksi kepada leasing untuk memberi keringanan angsuran kepada debitur khususnya bagi pengemudi ojek online dan pekerja informal.

Bahkan hal itu sudah ditindaklanjuti oleh lembaga otoritas jasa keuangan (OJK) dengan mengeluarkan POJK No. 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical.

Meski begitu, masih banyak masyarakat yang kesulitan untuk mengajukan keringanan tersebut, lantaran sejumlah leasing masih belum mau menerapkan aturan tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD KNPI Bandarlampung, M Iqbal Ardiansyah meminta agar lembaga leasing mematuhi aturan pemerintah tersebut. Terlebih banyak kalangan masyarakat ekonomi bawah penghasilannya terganggu akibat pandemi yang sedang terjadi.

“Kita tinggal di dalam negara hukum, maka wajib bagi setiap warga negara termasuk lembaga leasing patuh terhadap aturan yang ditetapkan pemerintah,” kata dia, Rabu (08/04/2020).

Menurut Iqbal, kebijakan tersebut dikeluarkan bukan tanpa alasan. Namun, pemerintah telah melihat kondisi ekonomi masyarakat di tengah pandemi virus Covid-19.

Jadi, lanjutnya, aturan tersebut dikeluarkan atas pertimbangan kemanusiaan. Dalam kondisi di tengah wabah seperti ini semua pihak harus gotong royong dalam membantu masyarakt yang terdampak.

“Kali ini perusahaan harus melihat kondisi masyarakat dari sisi kemanusiaan, wabah ini mesti ditangani melibatkan semua pihak,” tegasnya.

Ia juga mendorong pemerintah setempat turun tangan menangani kasus tersebut. Pemerintah Kota Bandar Lampung mesti menindak perusahaan leasing yang tidak mengindahkan aturan yang dikeluarkan pemerintah.

“Bank bukannya bahu-membahu bersama untuk saling membantu malah berfikir tentang kepentingan perusahaannya sendiri. Jangan membuat gaduh dan menambah beban masyarakat bawah,” tegas Iqbal. (lis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *