Klaster Temboro Sudah Sumbang 7 Kasus di Lampung

98 Orang Santri Gontor Dalam Pantauan

JARRAKPOSLAMPUNG – Sedikitnya sudah tujuh kasus yang saat ini ditangani Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung berasal dari Klaster Temboro. Dua kasus di Lampung Selatan, dua di Lampung Barat dan tiga di Lampung Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung, dr Reihana mengatakan, satu kasus di Lampung Tengah merupakan hasil tracing.

“Ya, saat ini ada tujuh kasus yang berasal dari Klaster Temboro. Dua di Lamsel, dua Lambar dan dua di Lamteng dan satu kasus hasil tracing di Lamteng juga dari klaster yang sama,” kata Reihana, Kamis (07/05/2020).

Menurut Reihana, ada 53 santri dari Ponpes Temboro yang datang ke Lampung dan semua sudah dilakukan rapid test. Untuk yang hasil rapid testnya reaktif, kata dia, maka dilanjutkan dengan pemeriksaan sweb.

“Beberapa hasil swebnya belum datang, tapi tetap kami sarankan semua agar melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” jelas dia.

Selain dari Ponpes Temboro, lanjutnya pihaknya juga sedang melakukan pemantauan khusus terhadap santri yang pulang ke Lampung. Terbaru, kata dia, 98 santri dari Gontor juga sudah menjalani protokoler kesehatan mulai dari pintu masuk Bakauheni oleh KKP.

“Setiap yang datang sudah kita terapkan protoker kesegatan, mulai dari periksa suhu tubuh (thermogun) oleh KKP,” ujarnya.

Tidak hanya sampai disitu, lanjut Reihana, disetiap kabupaten/kota tim surveillance juga sudah memiliki data para santri dan melakukan pemantauan secara berkala.

“Tim surveillance kita akan memastikan bahwa setiap mereka (santri) melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” pungkasnya. (***)

TONTON VIDEO PENJELASAN LENGKAPNYA DI SINI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *