Klasika Hidupkan Budaya Dialog

JARRAKPOSLAMPUNG – Menjaga kebinekaan adalah sebuah upaya yang pelaksanaannya tak semudah pengucapannya. Karenannya, Kelompok Studi Kader (Klasika) kembali menggelar Dialog yang bekerjasama dengan Lampung Bermazmur (LB), Sabtu (4/01/2019).

Pimpinan Produksi Yan Barusal mengatakan, Dialog Kebinekaan merupakan rangkaian Haul ke 10 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang dilaksanakan di Aula Growinghope.

“Ini Kegiatan kedua dalam rangkaian haul Gus Dur kali ini mengangkat tema Merawat Kebhinekaan Melalui Dialog,” kata Yan, Jumat (3/01/2019).

Tema itu, lanjut Yan, dipilih untuk mengembalikan budaya dialog di tengah masyarakat khususnya pemuda. Menurutnya, tema ini sangat tepat dikampanyekan di tengah sejumlah peristiwa intoleransi yang terjadi belakangan.

“Ini salah satu upaya menghidupkan dialog di tengah masyarakat yang plural atau majemuk sebagai upaya menjaga kebhinekaan di negara Indonesia,” terang mahasiswa UIN Raden Intan itu.

Dalam kesempatan kali ini, lanjutnya, Klasika menghadirkan tiga pemantik dialog. Mereka adalah Maria Novitawati Psikolog Lampung, Pendeta Reva Natigor, dan Chepry Chaeruman Hutabarat, Founder KLASIKA.

“Diharapkan kegiatan ini bisa memberi edukasi bagi peserta yang notabenenya adalah pemuda untuk bisa menjaga kebhinekaan di masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai pementasan seni seperti tari, musik, dan puisi. Serta akan dihadiri oleh berbagai pihak, baik kalangan pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan, dan politisi. Acara juga bersifat terbuka untuk umum dan gratis.(lis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *