Kapalas Literasi dan Klasika Bedah UU Adat Krui

JARRAKPOSLAMPUNG – Kelompok Belajar Lintas Generasi (Kepalas Literasi) bekerja dengan Klasika Kelompok Studi Kader (Klasika) menggelar bedah buku Undang-Undang Adat Krui, di Gedung Serba Guna (GSG) Selalu, Pesisir Barat, Senin (03/02/2020).

Buku karya para penulis asal Lampung, Arman AZ, Hislat Habib dan Surandi Ikhsan itu akan di dedah oleh Ketua PC NU Pesisir Barat, Auzai Alwi dan Penggiat Klasika, Chepry C Hutabarat selain duaorang penulisnya Arman AZ dan Hislat Habib.

Pendiri Kepalas Literasi, Doni Irawan mengatakan, agenda tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap upaya-upaya dalam menjaga warisan budaya masyarakat Lampung.

“Momentumnya Haul ke X Gusdur. Selain juga bentuk apresiasi kita terhadap upaya yang dilakukan untuk menjaga warisan budaya,” kata Doni.

Bedah buku tersebut, tambahnya dimaksudkan untuk memberikan Ruang Dialog antara penulis dan audiens, khususnya masyarakat Lampung terkait dokumen Undang-undang Adat Krui yang berhasil di temukan di perpustakaan .

“Kita patut memberikan apresiasi kepada para peneliti yang juga penulis buku tersebut, karena telah menemukan manuskrip tersebut yang saat ini file aslinya tersimpan di perpustakaan Leiden, dengan kode manuskrip Mal. 6807 No. 58,” tuturnya.

Oendang-Oendang Adat Krui, lanjutnya, memuat 41 pasal yang berisi hukuman berupa denda-denda terhadap tindakan yang melanggar norma masyarakat yang berlaku saat itu. Denda itu berupa uang dalam bentuk (mata uang) real.

“Acara yang di gelar ini, terbuka untuk umum dan Gratis serta akan melibatkan berbagai pihak, baik dari kalangan akademisi, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama,” pungkasnya. (lis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *