Kada Hasil Pemilu 2020 Dilantik, Aktivis Angkat Bicara

Pupung : Kada Harus Punya Trobosan Baru!

JARRAKPOSLAMPUNG – Aktivis Pemuda Lampung yang juga Ketua Umum Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung, Ahmad Baladai Ummah berharap seluruh Kada yang dilantik hari ini memiliki trobosan baru.

“Selamat atas dilantiknya Bupati dan Walikota terpilih, kita semua tentu sangat berharap seluruh kepala daerah terpilih bisa membawa daerah dan kota nya menjadi lebih baik lagi kedepannya,” kata pemilik sapaan akrab Pupung itu, Jumat (26/02/2021).

Menurut Pupung, Kada harus memiliki formulasi baru yang ditawarkan, untuk meningkatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam ada di Lampung. Terutama terkait literasi, ekonomi dan kearifan lokal.

“Ya, ada beberapa aspek menurut kami di PKC PMII Lampung yang harusnya mendapat fokus berlebih kedepan oleh pemerintah. Yaitu terkait Literasi, Ekonomi, juga tradisi lokal,” tegasnya.

Tujuh pasang kada pemenang Pilkada 2020 di Lantik oleh Gubernur Lampung atas nama Presiden RI di Balai Keratun, Jumat.

Generasi muda, tambah Pupung, diaepakati atau tidak kedepan adalah penerus generasi hari ini dalam segala profesi tentunya. Namun, sejauh ini belum ada kepala daerah yang benar-benar menjadikan hal tersebut fokus yang harus diperbaiki.

“Hal ini bisa lihat dengan belum ada yang berusaha meningkatkan minat Literasi anak muda di Lampung. Misalnya dengan cara membangun perpustakan-perpustakaan di setiap desa yang menjadi tempat anak muda belajar dan mengasah kreativitasnya,” tutur dia.

Begitu juga pada sektor ekonomi, lanjut dia, pada masyrakat Lampung lebih banyak memanfaatkan alam sebagai sumber kehidupannya khsusunya sektor Pertanian dan Laut. Masyarakat Lampung sangat berharap ada peran dari pemerintah untuk meningkatkan harga jual di pasar hasil para Petani maupun Nelayan.

“Pemerintah harus bisa ikut menentukan harga yang cukup dan stabil bagi masyarakat. Tidak hanya memasrahkan pada ketentuan pasar,” ujarnya.

Selain itu, Pupung meminta agar Kebudayaan atau tradisi lokal yang ada pada masyarakat Lampung harus terus di gali dan dilestarikan.

“Jangan sampai warisan budaya yang telah ada semakin hilang digilas oleh midernitas, karena tradisi lokal mempunyai peranan penting dalam merawat persatuan dalam masyarakat dan menambah rasa cinta terhadap tanah air. Selain itu tradisi lokal juga menjadi ciri atau identitas suatu bangsa,” pungkasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *