Hore, PWI Lampung Juara Umum Pra Porwanas

Kantongi 17 Medali

JARRAKPOSLAMPUNG – Kontingen Pra Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung berhasil keluar sebagai juara umum setelah berhasil mendulang 17 medali.

Sedikitnya lima medali emas, enam perak dan enam perunggu di rebut dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.

Ketua PWI Lampung, Supriafi Alfian mengatakan, keluar sebagai juara umum ini sungguh melampaui ekspektasi. Sebab, kata dia, pihaknya hanya menargetkan empat medali emas, lima perak dan lima perunggu.

“Ternyata saat pertandingan digelar semangat dan konsentrasi atlet para wartawan itu semakin baik, dan alhamdulilah kami keluar sebagai juara umum,” kata pria yang akrab disapa Bang Yadi itu,Minggu (14/11/2021) pagi.

Lebih lanjut dikatakan Supriadi Pra Porwanas yang digelar di DIY Yogyakarta selama beberapa hari ini, lima medali emas diraih dari  cabang olahraga (cabor) Atletik nomor 5000 meter, Bridge, Futsal, Tenis Lapangan dan Biliar Bola 9 double.

Kemudian, juara II (setara perak) di enam cabor yakni tenis meja ganda, catur perorangan, biliar bola 8 double, biliar bola 9 double, bulutangkis berpasangan dan Bridge.

Terahir juara III perolehan medali perunggu diraih dari enam cabor, yakni tenis meja perorangan, catur perorangan, atletik nomor 3000 meter, atletik nomor 5000 meter, bulutangkis dan biliar bola 9 single. 

Salah seorang kontingen sedang bertanding catur.

Untuk posisi  kedua ditempati tuan rumah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang meraih empat emas, ketiga Jawa Timur dengan tiga emas disusul Jawa Tengah dua medali emas. 

Pada bagian lain  Supriyadi Alfian berharap, prestasi itu dapat berlanjut hingga Porwanas 2022 di Malang Jawa Timur. “Meski hanya uji tanding, tapi provinsi yang turun merupakan peringkat teratas. Jadi saya berharap teman-teman atlet SIWO terus berlatih sepulang dari sini,” jelasnya.

Ia tetap  optimis Lampung bisa bertahan di lima besar pada Porwanas mendatang. “Kepada seluruh cabor Porwanas ia berharap  memulai pelatihan daerah sepulang dari Yogya. Saya berharap seluruh cabang olahraga segera melakukan pelatda secara khusus mulai Desember 2021,” tandasnya.

Sedangkan pelaksanaan Porwanas sendiri  diperkirakan akan digelar pada pertengahan tahun depan, jadi waktunya sudah sangat mepet. Bahkan ia juga mengarakan, PWI menjadikan Porwanas sebagai even penting empat tahunan  untuk mengukur bahwa wartawan masih bisa berprestasi dengan caranya sendiri.
“Wartawan memang tidak semata-mata ingin meraih prestasi olahraga di Porwanas, namun even ini menjadi sangat penting, karena menjadi perekat SIWO PWI seluruh Indonesia. Kita memang punya keingin berprestasi dengan cara sendiri, namun tetap bermartabat,” sebutnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *