Hidir Ibrahim : Ansor Harus Bumikan Aswaja

Fokus Kaderisasi, Kemandirian Ekonomi dan Distribusi Kader


JARRAKPOSLAMPUNG – Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor ( PW GP Ansor) Lampung, Hidir Ibrahim menegaskan kepada seluruh kader Ansor senantiasa menjadi garda terdepan dalam pengembangan ajaran Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja) di Bumi Ruwa Jurai.

Hal tersebut ditegaskan Hidir dalam sambutannya, pada prosesi Pelantikan PC Ansor Lampung Utara yang dirangkai dengan Tabligh Akbar di Ponsok Pesantren Darul Khair, Kotabumi, Rabu (18/12/2019).

“Sebagai kader organisasi pemuda Nahdlarul Ulama (NU). Kader GP Ansor harus berperan aktif dalam mengembangkan Aswaja di Bumi Pertiwi, bil khusus di Lampung,” kata komandan tertinggi GP Ansor Lampung itu.

Suasana Pelantikan Pengurus PC GP Ansor Lampung Utara dan Tabligh Akbar di Pondok Pesantren Darul Khair, Kotabumi, Rabu (18/12/2019).

Selain itu, lanjut Hidir, sebagai organisasi perkaderan, pengurus memiliki kewajiban untuk terus melakukan proses perkaderan. Karenannya, kata Hidir, proses kaderisasi tidak boleh terhenti.

“GP Ansor bukan Parpol juga bukan paguyuban. GP Ansor adalah organisasi perkaderan. Karenannya proses kaderisasi tidak boleh terhenti. Baik proses kaderisasi formal mau pun non formal. Tolok ukur kemajuan organisasi ini dapat dilihat dari suksesnya kaderisasi,” tegasnya.

Selanjutnya, Hidir juga mengajak kepada seluruh pengurus agar lebih kreatif dan inovatif, terlebih dalam hal kemandirian ekonomi.

“Ini penting, agar organisasi mandiri secara ekonomi, dan tidak ada ketergantungan kepada siapapu pun. Kita punya beberapa unit usaha yang bisa dikembangkan di setiap tingkatan struktu. Atau jika ada kader yang memiliki ide dalam pengembangan ekonomi dapat disuport oleh pengurus,” paparnya.

Hidir menyebutkan, di Ansor sendiri ada beberapa badan usaha yang sudah terbentuk, diantaranya PT Sorban, yakni agen travel Haji dan Umroh. Selain itu, tambah Hidir, juga ada Sahabat Retail Nusantara (Sarinu) yang bergerak dibidang perdagangan.

“Dua badan usaha ini sangat mungkin di kembangkan di setiap tingkatan kepengurusan,” ujarnya.

Selain dalam rangka menciptakan kemandirian organisasi, lanjut Hidir, adanya badan usaha juga berimplikasi pada penyerapan Sumberdaya Manusia (SDM), sehingga dapat membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran dan penyalahgunaan penggunaan Narkoba.

“Kita berharap sahabat-sahabat Ansor bisa melaksanakan kebijakan-kebijakan usaha, dalam rangka membangun kemandirian organisasi. Insya Allah kalau ini dibangun dengan semangat, kekompakan dan kekeluargaan tentu kemandirian organisasi dapat terwujud,” kata pria yang pernah di lantik dua kali dalam satu priode menjadi DPRD Lampung itu.

Terahir, Hidir juga berharap diatribusi kader, sebagaimana yang selama ini di lakukan dapat terus berjalan. Sebab, kata dia, distribusi kader menjadi bagian tidak terpisahkan dalam proses perkaderan.

“Pengurus harus terus mensuport sahabat-sahabatnya yang memiliki bakat dan kemampuan dibidang apa pun. Yang memiliki keahlian berdakwah, ya teruskan berdakwah, yang guru teruskan mengajar, juga yang hari ini aktif di pemberdayaan. Semua di suport dan terus dikawal dan diberi tugas mengembangkan Aswaja,” tuturnya.

Harapannya, tambah Hidir, dengan keberadaan Ansor di tengah masyarakat dapat menjadi wasilah dalam menegakkan, melestarikan, nilai Islam Aswaja di Lampung Utara.

“Ahirnya saya ucapkan selamat kepada sahabat-sahabat pengurus yang di lantik. Jaga amanah ini, laksanakan amanah ini dengan maksimal Insya Allah sahabat-sahabat akan mendapat berkah,’’ tutup Hidir.

Dari pantauan, Pentikan Pengurus dan Tabligh Akbar yang menghadirkan Pimpinan Majlis Ahbaburrasul, Al-Habib Sayyid Seif Alwi Ba’alawy dari Karawang, Jawa Barat itu berjalan lancar. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *