Gugatan Eva-Deddy Tak Teregestrasi, YuTuber Melenggang?

Yusril : Keputusan Bawaslu-KPU Sudah Memiliki Kekuatan Hukum

JARRAKPOSLAMPUNG – Sampai batas ahir registrasi gugatan ke Mahkamah Agung (MA) yang akan dilakukan pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bandarlampung nomor urut 3, Eva Dwiana dan Deddy Amrullah (Eva-Deddy) belum teregestrasi.

Hal tersebut tentu menimbulkan berbagai spekulasi. Ketua DPC PKB Kota Bandarlampung, H Juanda misalnya yang menyebut kemungkinan Eva-Deddy sudah menyerah, itu artinya pasangan YuTuber yang menang Pilkada.

Terlebih, kata Juanda, ada pernyataan dari Pakar Hukum Tatanegara, Prof. Yusril Ihza Mahendra yang menegaskan jika keputusan Bawaslu-KPU yang nendiskualifikasi Eva-Deddy sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht).

“Artinya pasangan Yusuf Kohar-Tulus Purnomo (YuTuber) lah pemenang Pilkada Bandarlampung,” kata H Juanda, Sabtu (16/01/2021).

Dikutip dari harian tribun lampung, hingga hari ini (Sabtu) belum ada gugatan dari tim Eva-Deh yang terigistrasi di MA.

Komisioner KPU Kota Bandarlampung Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan, Fery Triatmojo juga sempat membenarkan terkait kabar yang menyebut belum adanya registrasi gugatan Eva-Deh di MA.

Calon Walikota Bandarlampung, Yusuf Kohar

“MA belum menerima berkas permohonan upaya hukum apapun terkait pembatalan calon di Pilkada Kota Bandarlampung hingga Selasa lalu,” kata Fery.

Sebelumnya, Prof Yusril menyampaikan jika putusan Majelis Pemeriksa Bawaslu Provinsi Lampung Nomor 02/Reg/L/TSM-PW/08.00/XII/2020 atas laporan pelanggaran administrasi pemilihan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) pasangan calon nomor urut 03 dimana amar putusannya dengan tegas menyatakan terlapor terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran secara TSM, dan menyatakan membatalkan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bandarlampung Nomor Urut 03.

“Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan telah terbukti dan tidak terbantahkan bahwa Walikota Bandarlampung beserta jajarannya telah melakukan Pelanggaran TSM dengan mengarahkan dan menyalahgunakan dana bantuan Covid-19 untuk memenangkan Pasangan Calon Nomor Urut 03 (Eva Dwiana – Deddy Amrullah),” kata Yusril dalam siaran resminya, Kamis (14/01/2021).

Kendati demikian, kepada Pasangan Calon Nomor Urut 03 selaku Pihak Terlapor yang dijatuhi sanksi Diskualifikasi diberikan kesempatan oleh ketentuan pasal 135A angka 6 UU 10 tahun 2016 untuk mengajukan upaya hukum atas pembatalan itu ke Mahkamah Agung paling lambat 3 (tiga) hari kerja sejak Keputusan KPU Kota Bandarlampung diterbitkan. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *