Gelar Raker, RPA Balam Fokus Penguatan Capacity Building

JARRAKPOSLAMPUNG – Pengurus Rumah Perempuan dan Anak Kota Bandarlampung sedang fokus pada penguatan capacity building. Hal tersebut dilakukan agar kedepan para pengurus dapat melakukan kerja-kerja produktif.

Hal tersebut diungkapkan Ketua RPA Bandarlampung, Miftahul Muiz dalam sambutannya dalam rapat kerja (Raker) RPA Bandarlampung di Aula Seven Selvi, Kemiling Bandarlampung, Minggu (31/01/2021).

Dalam Raker yang mengusung tema Penguatan Solidaritas Internal Menuju Kinerja yang produktif dan progresif tersebut, Miftah juga mengatakan, sejumlah kasus kekerasan pada perempuan dan anak menjadi Pekerjaan Rumah (PR) lembaganya dalam upaya pencegahan dan melakukan pendampingan terhadap korban.

“Kedepan harapannya dengan penguatan internal pengurus, progam RPA Kota Langkahnya akan lebih jelas dan terarah,” tuturnya.

Pengurus RPA Bandarlampung pose bersama usai Raker, Minggu (31/01/2021).

Ketua Pengurus Wilayah RPA Lampung, Enny Puji Astuti dalam sambutannya yang dibacakan, Ketua Bidang Pendidikan PW RPA Lampung, Mulati mengatakan, pihaknya mengucapakan selamat atas terselenggaranya Rapat Kerja RPA Kota Bandarlampung.

Pihaknya berharap, melaui Raker RPA Bandarlampung, tidak hanya menyusun progja akan tetapi juga mampu melakukan gerakan yang relevan dengan situasi pandemi Covid-19.

“Ya, sebagaimana kita ketahui, pandemi disadari atau tidak telah menyebabkan menaiknya kasus kekerasan pada perempuan dan anak,” kata dia.

Dengan terselenggaranya Raker, lanjut Mulati, pihaknya juga berharap pengurus mampu menyusun progja, misalnya penguatan ekonomi mandiri pada ibu rumah tangga untuk meminalisir kekerasan pada perempuan dan anak.

“Tentu jalinan kerjasama dengan stekholeder terkait untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak juga harus dilakukan,” tuturnya.

Visi dan Misi dari RPA Pusat, lanjut dia, menjadi turunan ke RPA wilayah dan cabang. Kendati demikian, cabang boleh memasukan potensi lokal ke dalam visi misi pengurus cabang.

Karenanya, kata dia, penguris cabang hendaknya menyuaun program kerja skala prioritas, dari masing masing devisi, dengan bersinergi dengan seluruh stakeholder yang ada.

“Ketika bergerak ke lapangan semua stakeholder bergandengan tangan dan bersama dengan RPA untuk melakukan pendapingan dan pemberdaayaan,” tukasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *