Dorong Percepatan Pembangunan, DPRD Tanggamus Gelar Paripurna Tiga Agenda Sekaligus

JARRAKPOSLAMPUNG – Guna mendorong percepatan pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanggamus menggelar rapat paripurna dengan tiga agenda sekaligus, Jumat (16/04/2021).

Pertama, rapat paripurna Penyampaian usulan perubahan dan penandatanganan MoU Propemperda tahun 2021. Kedua, penyampaian laporan hasil pembahasan panitia khusus (Pansus) rencana persetujuan DPRD dan pendapat akhir bupati terhadap LKPj tahun 2020. Ketiga, rapat internal DPRD.

Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan,S.Sos bersama para wakil ketua, dan dihadiri 41 anggota DPRD. Dari jajaran Pemkab Tanggamus hadir Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani, SE.M.M, Wabup Hi. AM Syafi’i,S.Ag serta para kepala OPD. Lalu hadir pula jajaran Forkopimda seperti Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya serta Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf Arman Aris Sallo.

Bupati Tanggamus menandatangani berita acara paripurna dan MoU Propemperda tahun 2021.

Ketua Pansus LKPj tahun anggaran 2029, Apri Wasa dalam laporannya mengatakan, gambaran umum pengelolaan APBD tahun 2020 terdiri dari pendapatan daerah direncanakan Rp 1,752 triliun lebih, terealisasi Rp 1,637 triliun lebih atau 93,6 persen.

Kemudian, kata dia, belanja daerah ditargetkan sebesar Rp1,803 triliun hingga 31 Desember 2020 terealisasi sebesar 1, 651 triliun atau sebesar 91,56 persen. Lalu pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah Rp 55,668 miliar terealisasi sebesar Rp55,668 miliar atau terealisasi 100 persen. Untuk pengeluaran pembiayaan daerah dianggarkan sebesar Rp5,101 miliar terealisasi sebesar Rp2,800 miliar.

“DPRD Tanggamus mengapresiasi segala usaha dan prestasi yang sudah dilakukan dan dicapai Pemkab Tanggamus,” kata Apri Wasa.

Selanjutnya pansus juga menilai kegiatan yang dilaksanakan Pemkab Tanggamus terkesan kurang menyeluruh dan kurang merata.

Paripurna dihadiri hampir seluruh anggota dan berjalan hidmat.

“Gali lagi potensi pendapatan daerah agar lebih meningkatkan pendapatan asli daerah”.

Selanjutnya, kinerja kecamatan agar ditingkatkan, sebab kecamatan adalah kepanjangan tangan dari pemkab dalam melayani dan mengatur pemerintahan di masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur harus diratakan dan tidak terlalu jauh ketimpangan pembangunan infrastruktur antar kecamatan,” kata Apri Wasa.

Ia menambahkan, pembinaan pekon juga harus ditingkatkan sebab sampai batas waktu pengumpulan LKPj APBDes masih banyak yang belum menyerahkan. Tidak semua pekon miliki BUMDes.

Sementara itu Bupati Tanggamus Dewi Handajani mengucapkan terima kasih kepada panitia khusus DPRD Tanggamus yang telah membahas LKPj APBD 2020 Tanggamus.”Semua catatan, saran akan dijadikan masukan bagi peningkat pembangungan daerah,” ujar Bunda Dewi.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *