Dinkes Benarkan 1 Warga Lampung Positif Covid-19

JARRAKPOSLAMPUNG – Juru bicara penanganan kasus virus Coronavirus (Civid-19), Achmad Yurianto mengumumkan 227 masyarakat Indonesia terinfeksi Covid-19, satu diantaranya warga Lampung.

“Tolal 227 orang. Satu tambahan di Provinsi Lampung ada 1 positif. Lalu, Banten ada 4 positif, Yogyakarta 1 positif, 30 pasien positif dari Jakarta, dari Jabar 12 pasien, Jateng 2 positif, Sumut 1 positif, Riau 1 positif dan Kalimantan 1 positif,” kata Yurianto, Rabu (18/03/2020).

Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Reihana di hubungi via pesan Whatsappnya Rabu sore.

Rekaman suara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dr Reihana

“Satu positif. Nanti kita infokan lagi ya,” singkat Reihana.

Reihana belum mau membeberkan berasal dari mana pasien yang dinyatakan positif terinfeksi covid-19 tersebut. Sebelumnya, Reihana mengungkapkan sejak 27 Januari 2020 hingga Maret 2020 pihanya mendata orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 4.822 orang.

Kemudian, jumlah ODP yang dinyatakan sehat setelah dipantau selama 14 hari berjumlah 2.999 orang.

Lalu ODP yang masih dalam pemantauan berjumlah 1.823 orang yang tersebar di 15 kabupaten.

Reihana menjelaskan, ODP adalah orang-orang yang telah melakukan kontak dengan orang atau negara yang sudah terkonfirmasi virus corona.

“ODP belum menunjukkan gejala,” kata Reihana.

Kemudian, sebanyak dua orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Keduanya kini diisolasi di Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM) Bandar Lampung dan RS Ahmad Yani, Kota Metro.

“PDP orang yang sudah menunjukkan gejala-gejala demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak napas dan ada riwayat kontak dengan orang yang telah terkonfirmasi positif,” kata Reihana.

Terkait hal ini, Reihana meminta agar masyarakat tidak panik. Apalagi, hingga saat ini belum ada pasien di Lampung yang dinyatakan positif virus corona.

“Kami mengimbau dan mengharapkan masyarakat tenang serta tidak panik. Kita semua berdoa semoga tidak ada pasien hasil konfirmasi positif Covid-19,” kata Reihana. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *