Data ASN, PPS dan PPK Dicatut Caden?

JARRAKPOSLAMPUNG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bandarlampung menemukan sejumlah data Aparatur Sipil Negara (ASN), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang diduga dicatut salah satu pasangan calon melalui jalur perseorangan (Independen).

Ketua Bawaslu Bandarlampung Cabdrwansyah mengatakan, berdasarkan hasil pengawasan verifikasi faktual, pihaknya masih menemukan PNS dan penyelenggara pemilu masuk dalam dukungan calon perseorangan.

“Kita masih melakukan verifikasi faktual. Nanti akan ketahuan apakah sengaja atau tidak. Jika yang bersangkutan menolak maka akan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS),” kata Chandra, Selasa (30/06/2020).

Disinggung apakah ada kemungkinan pencatutan data? Chandra mengungkapkan hal tersebut adalah ranah paslon. Kendati demikian, kata dia, jika hal tersebut dimanipulasi baru menjadi ranah Bawaslu.

“Ya, kalau soal dicatut atau tidak itu ranah mereka (Paslon). Tapi jika dimanipulasi baru ranah kita (Bawaslu),” ujarnya.

Proses verifikasi faktual yang dilakukan KPU Kota Bandarlampung (foto dokumentasi Bawaslu Kota Bandarlampung).

Berdasarkan hasil pengawasan verifikasi faktual, jelas Chandra, ditemukan dukungan calon perseorangan oleh ASN dan penyelenggara pemilu.

“Kami menemukan untuk Bapaslon Firman-Rosadi ada 10 PNS dan 9 penyelenggara, sedangkan bapaslon Ike Edwin-dr. Zam ada 2 PNS dan 7 penyelenggara,” tuturnya.

Nantinya, tambah dia, temuan tersebut akan direkapitulasi di tingkat Panwas Kecamatan dan akan dicocokkan ketika Pleno di Kecamatan.

“Bawaslu Kota memastikan bahwa data pengawas dan tim verifikasi sama. Jika nanti ternyata itu TMS, maka calon diharuskan mengganti sesuai jumlah yang TMS,” pungkasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *