Buronan Kejati Lampung, Satono Dikabarkan Meninggal Dunia

JARRAKPOSLAMPUNG – Buronan Kejaksaan Tinggi Lampung, Mantan Bupati (Kejati) Lampung Timur Satono (68) dikabarkan meninggal dunia. 

Kabar meninggalnya Satono ramai di diposting di media soaial oleh beberapa tokoh Lampung Timur, salah satunya oleh Mantan Wakil Bupati Lampung Timur Noverrisman Subing.

Menurut Nover, Satono meninggal dunia di Jakarta, Senin (12/07/2021) subuh. Jenazah Satono rencananya dimakamkan di kampung halamannya di Pekalongan, Lampung Timur.

“Inna Innalilahi wa inalilahirojiun. Telah meningal dunia H. Satono SH SP Bupati Lampung Timur Periode 2005-2010, 2010-2012 pagi ini dan Insya Allah akan di kebumikan di pemakaman keluarga di Pekalongan Lampung Timur ba’da Sholat Dzuhur. Saya bersaksi bahwa alhamhum orang baik, dan semoga Allah SWT mengampuni salah dan hilaf beliau selama hidup dan menempatkannya di surga,” tulis Nover.

Semasa hidupnya Satono adalah buronan kakap yang menjadi buruan Kejati Lampung. Satono merupakan terpidana kasus korupsi sebesar Rp119 miliar.

Mantan Bupati Lampung Timur Satono

Kasus hukum Satono sudah sampai tingkat kasasi dimana majelis hakim menghukum pidana penjara selama 15 tahun. Setelah itu Satono kabur dan tidak pernah tertangkap hingga kabar wafatnya beredar. 

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, pernah mengendus Satono berada di salah satu rumah kerabatnya di wilayah Bandarlampung.  

Dia divonis 15 tahun penjara karena dianggap terbukti korupsi APBD sebesar Rp119 miliar. Satono kabur bersama terpidana korupsi APBD Lampung Timur dan Lampung Tengah, Sugiarto Wiharjo alias Alay pada 2014, sejak Kajati Lampung menerima putusan Mahkamah Agung (MA). Dalam putusan MA, Alay divonis 18 tahun penjara.

Namun, Alay akhirnya ditangkap Tim Intel Kejati Bali di kawasan wisata Tanjung Benoa Nusa Dua Badung Bali, Rabu (06/02/2019).

Kerugian negara akibat ulah bos BPR Tripanca Group ini mencapai Rp108 miliar. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *