Bunda Literasi Buka Kelas Menulis Cerpen

JARRAKPOSLAMPUNG – Bunda Literasi Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal membuka secara resmi kegiatan Kelas Menulis Cerita Pendek Bersama Bunda Literasi, yang diprakarsai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, di Hotel Emersia, Bandarlampung, Jum’at (20/05/2022).

Dalam sambutannya, Riana Sari Arinal menyatakan, menulis merupakan kegiatan yang menyehatkan juga meningkatkan daya ingat di dalam mendapatkan informasi baru. Selain itu, menulis adalah salah satu langkah menuju keabadian.

Menurut istri Gubetnur Lampung itu, bila kita menulis dengan baik, pada hakekatnya kita mengkonkretkan pikiran yang baik juga. Sebaliknya, jika pikiran tidak baik, akan tertuang juga di dalam tulisan kita. Karena antara pikiran dan tulisan sebenarnya berimbang.

Digelarnya kegiatan bertajuk Kelas Menulis Cerita Pendek ini, kata Riana Sari Arinal, bertujuan mengajak peserta untuk memasuki ruang praktis kepenulisan sebagai pemantik praktik menulis.

Suasana Talkshow saat pembukaan kelas menulis

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Ratna Dewi menjelaskan, pihaknya sejak bulan April lalu telah membuat pengumuman kepada masyarakat umum, pelajar dan mahasiswa, untuk mengirim cerita pendek karyanya.

Pengumuman pembuatan cerita pendek tersebut, menurut Ratna Dewi, disambut antusias oleh warga masyarakat. Terbukti, hanya dalam waktu relatif singkat, telah masuk ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung sebanyak 268 naskah cerita pendek. Yang disaring oleh tim seleksi menjadi 75 tulisan terbaik, untuk nantinya akan dibukukan bersama dengan cerita pendek karya Bunda Literasi Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal.

“Buku kumpulan cerita pendek dengan tema Membangun Lampung Berjaya Melalui Literasi tersebut, akan dicetak sebanyak 200 eksemplar dan di-launching pada saat Festival Literasi Lampung yang direncanakan pada akhir Juli 2022 mendatang,” lanjut Ratna Dewi.

Hadir dalam acara pembukaan Kelas Menulis Cerita Pendek Bersama Bunda Literasi Provinsi Lampung itu, Kepala Dinas PP dan PA Lampung, Fitrianita Damhuri, Ketua Dharma Wanita Provinsi Lampung, Mamiyani Fahrizal yang juga Kabid Binwas Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, para Kepala Bidang dan Pustakawan di lingkungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, serta 75 peserta yang hasil karyanya lolos dari penyaringan tim seleksi.

Para pesera Klas Menulis posr bersama usai seremony pembukaan.

Menurut Kabid Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, yang juga ketua panitia kegiatan, Putri Kartarina, tim seleksi naskah cerita pendek terdiri Fitri Restiana seorang penulis, pembicara dan juri kepenulisan, serta Yoga Pratama, seorang penulis konten berpengalaman dengan lebih dari 7 tahun menekuni dunia kepenulisan puisi, novel, dan cerpen.

Sedangkan narasumber pada acara Kelas Menulis Cerita Pendek Bersama Bunda Literasi, selain Ibu Riana Sari Arinal, juga Dr. As. Rakhmad, Lc, M.Hum, dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Pusat Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra, serta kedua tim seleksi naskah yaitu Fitri Restiana dan Yoga Pratama.

Putri Kartarina menambahkan, 75 naskah cerita pendek yang lolos dari seleksi merupakan hasil karya dari berbagai kalangan. Mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Mereka terdiri dari 28 orang berasal dari Bandarlampung, empat orang dari Kabupaten Pesawaran, empat orang dari Kabupaten Tanggamus, lima orang berasal dari Kabupaten Lampung Barat, satu orang dari Mesuji, enam orang dari Lampung Tengah, tiga orang dari Lampung Selatan, tiga orang dari Kabupaten Way Kanan, enam orang dari Lampung Timur, tujuh orang dari Lampung Utara, dan delapan lainnya dari Kota Metro.

“Cerita pendek terbaik sebanyak 75 naskah, nantinya akan kami bukukan bersama cerpen karya Bunda Literasi,” ujarnya. (lis/***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *