Diserang Barisan Sakit Hati, Kemenag Lampung Tanggapi Santai

Aktivis PMII Lampung Membela

JARRAKPOSLAMPUNG – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung, Juanda Naim memastikan Standar Operasional Prosedur (SOP) berlaku dengan baik di kantor yang dipimpinnya.

Karenanya, dirinya menyesalkan adanya tuduhan negatif dari oknum berkaitan dengan proses lelang proyek di lembaga negara yang dipimpinnya.

Bahkan Juanda menyebut tudingan negatif itu berasal dari oknum yang sakit hati lantaran tidak lolos dalam proses lelang yang digelar.

“Ya, biasa itu. Ada yang tidak puas dengan proses lelang, lalu menyebar isu negatif. Namanya juga orang sakit hati,” kata Juanda, dikonfirmasi belum lama ini.

Seluruh proses lelang, jelas Juanda, melalui Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), Sesuai Perpres No.16 Tahun 2018.

Dalam Pasal 1 angka 12, lanjut Juanda, Kelompok Kerja Pemilihan yang selanjutnya disebut Pokja Pemilihan adalah sumber daya manusia yang ditetapkan oleh pimpinan UKPBJ untuk mengelola pemilihan Penyedia.

“Semua sudah di atur dan kita sudah belerja sebaik mungkin sesuai aturan. Jadi tidak benar jika ada yang dikondisikan. Yang memenuhi syarat yang pemenanganya. Kalau kalah memang banyak yang sakit hati dan tuduhan,” tuturnya.

Aktivis PMII Lampung, Aris Tama

Menanggapi hal tersebut, Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung, Aris Tama menyayangkan sikap kerakanan yang membabibuta menyerang lembaga negara lantaran keinginannya tidak terpenuhi.

“Tentu ini presenden buruk, jika setiap rekanan yang kalah lalu membabibuta, menyebar isu negatif. Kam memang sudah ada aturan mainnya,” kata Aris.

Sebagai rekanan, lanjut Aris, tentunya memiliki semangat membangun yang sama dengan lembaga negara. Dengan begitu, lanjut dia, ketika perusahaannya belum mendapatkan amamah untuk sebuah proyek, seyogyanya kesempatan untuk membangun jatuh pada perusahaan lain yang memiliki semangat yang sama.

“Jadi, legowo saja. Toh semangatnya bangun bangsa. Jika saat ini belum lolos, masih ada kesempatan berikutnya. Jangan menyebar isu yang justru membuat situasi pembangunan tidak kondusif,” tegas dia.

Diketahui, isu tidak sedap menerpa Kanwil Kemenag Lampung. Dimana proses lelang proyek di lembaga itu disebut sarat KKN oleh salah satu oknum rekanan.

Bahkan, oknum tersebut menyebutkan peran Kasubag berinisial IH yang notabene adalah Kelompok Kerja (Pokja) yang ditetapkan oleh pimpinan UKPBJ. Sudah barang tentu proses lelang adalah kewenangannya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *