Bantu Ungkap Kasus Narkoba, BNN Lampung Beri Penghargaan Anggota Marinir

BNN Amankan Sekarung Narkoba dan 3 Tersangka

JARRAKPOSLAMPUNG – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung memberikan penghargaan kepada anggota Marinir yang juga anggota Satgas Covid-19 atas partisipasinya dalam pengungkapan kasus Narkoba di wilatah setempat.

Pemberian penghargaan langsung dilakukan Kepala BNNP Lampung, Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya disela ekspose kasus di Kantor BNNP Lampung, Senin (27/07/2020).

Dalam ekspose, Sukawinaya menjelaskan, pihaknya berhasil gagalkan upaya penyelundupan ekstasi di kawasan Dusun Jati Harjo Desa Gedung Gumanti Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Tidak tanggung-tanggung sebanyak satu karung pupuk berisi 16 bungkus serbuk Kristal dan 3 bungkus pil ekstasi diamankan petugas dari tangan 3 orang tersangka berinisial S (29), E (40) dan R (41).

Berawal dari informasi yang diterima Tim BNNP Lampung, bahwa ada sindikat narkotika yang menyembunyikan sejumlah narkoba di kawasan Dusun Jati Harjo Pesawaran Lampung.

Kepala BNN Lampung saat ekspose pengungkapan kasus Narkotika di Lampung, Senin 27 Juni 2020.

“Penyelidikan dilakukan, tak kurang dari 14 hari, tim berhasil membekuk ketiga tersangka di masing-masing rumahnya, Selasa 21 Juli 2020,” kata Sukawinaya.

Kepada petugas, salah satu tersangka S mengaku menyembunyikan narkoba dengan cara menguburnya didalam tanah di sebuah ladang tak jauh dari pemukiman warga. S mengaku melakukan hal tersebut atas perintah E dan R.

“Penggalian dilakukan, Tim berhasil menemukan 11 bungkus narkotika jenis sabu dan 3 bungkus narkotika jenis ekstasi,” ujarnya.

Dalam proses pengungkapan, lanjutnya, sempat terjadi perlawanan saat pencarian barang bukti berlangsung. Dua tersangka berinisial S dan R mencoba melarikan diri hingga akhirnya tim melakukan tindakan tegas dengan melakukan penembakan.

“Pengembangan dilakukan hingga akhirnya petugas berhasil menemukan barang bukti lain di kediaman E tak jauh dari lokasi pertama. 1 bungkus sabu ditemukan dibalik pintu dapur rumah E dan 4 bungkus sabu lainnya yang disembunyikan balik batu nisan sebuah makam yang terletak dibelakang ruma E,” tuturnya.

Total barang bukti yang berhasil disita sebanyak 16 bungkus sabu dan 3 bungkus pil ekstasi. Atas perbuatannya ketiga tersangka terancam pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *