Balam Disebut Zona Merah Covid-19, Herman HN : Belum Ada Transmisi Lokal!

JARRAKPOSLAMPUNG – WaliKota Bandarlampung (Balam) menolak penetapan Bandarlampung sebagai zona merah covid-19. Pasalnya, dirinya menilai belum ada transmisi lokal di wilayahnya. Hal tersebut ditrgaskan Herman HN saat menggelar konfrensi pers di kediamannya Palapa, Durian Payung, Rabu (29/04/2020)

“Sebenarnya belum masuk zona merah. Mungkin penjelasan dari Pusat masih setengah-setengah. Di Bandarlampung ini kasus yang ditemukan berasal dari luar,” kata Herman HN.

Empat kasus covid-19 yang meninggal di Bandarlampung, lanjut dia, diketahui memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah dan bahkan terdapat juga yang dari perjalan luar negeri.

“Tempo hari yang meninggal empat orang, dari Itali yaitu bendahara dari Sinar Laut berikut Ali dan istri bertiga kunjungan dari Itali pulang ke Bandarlampung, dan ada juga dari Jogja itu pegawai Balai PU, jadi mereka itu dari luar,” jelas dia.

Kendati demikian, Herman HN menganggap penetapan Bandarlampung sebagai zona merah tersebut sebagai cambuk agar masyarakat lebih waspada dan giat dalam menjakankan anjuran pemerintah dalam ikhtiyar memutus mata rantai penularan Covid-19 di Bandarlampung.

“Kita sudah sampaikan terus melalui provinsi mungkin tidak sepenuhnya, karena kita juga mencoba hubungi Pusat langsung harus melalui provinsi. Tapi ya tidak apa-apa kita dibilang zona merah, mungkin agar kedepannya kita lebih hati-hati lagi dan lebih giat agar masyarakat saya sehat,” tuturnya.

Untuk itu, Walikota dua priode itu menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Selain itu, kata dia, masyarakat harus tetap mematuhi anjuran pemerintah dalam melaksanakan protokoler kesehatan dan anjuran agar tidak melakukan kegiatan diluar rumah dan mengumpulkan banyak orang.

“Tetap patuhi protokol kesehatan, kita semua berharap warga Bandarlampung semua sehat,” pungkasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *